RADAR BOGOR - Proses rekrutmen atau seleksi manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 kini tengah memasuki fase krusial.
Saat ini, para peserta sedang berjuang dalam rangkaian Seleksi Kompetensi Koperasi Desa Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung dari 3 hingga 12 Mei 2026.
Bagi peserta yang berhasil melampaui nilai ambang batas (passing grade) pada tahap atau seleksi kompetensi pertama ini, tantangan berikutnya sudah menanti, yaitu Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) Koperasi Desa Merah Putih.
Mengingat pemerintah hanya menyediakan 30.000 kuota, persaingan dipastikan akan sangat ketat.
Jadwal dan Persiapan SKT
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @berkarirofficial, Seleksi Kompetensi Tambahan direncanakan akan digelar pada 20-30 Mei 2026.
Berbeda dengan tahap awal, SKT akan menguji aspek mental, ideologi, dan fisik peserta secara mendalam.
Berikut adalah rincian materi yang wajib dipelajari oleh para calon manajer Kopdes:
1. Tes Mental Ideologi
Tahap ini bertujuan untuk melihat integritas dan kesetiaan peserta terhadap prinsip dasar negara dan koperasi.
· Data Pribadi: Pastikan pengisian data dilakukan secara jujur, lengkap, dan sesuai dengan dokumen asli.
· Tes Tulis: Fokuskan materi belajar pada pilar kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta penguasaan terhadap Dasar Hukum Koperasi.
· Wawancara: Selain jawaban yang tepat, perhatikan juga gestur tubuh, sikap sopan santun, dan cara berkomunikasi yang tenang namun tegas.
2. Tes Kesehatan
Peserta diharapkan berada dalam kondisi fisik prima karena akan menjalani serangkaian pemeriksaan medis, meliputi:
· Pemeriksaan Fisik: Pengukuran tinggi badan, berat badan ideal (BMI), tekanan darah (tensi), dan kondisi fisik luar lainnya.
· Pemeriksaan Laboratorium: Uji sampel urine dan darah untuk mendeteksi kondisi kesehatan internal.
· Pemeriksaan Penunjang: Meliputi pemeriksaan ideologi medis dan EKG (Rekam jantung) untuk memastikan fungsi jantung berfungsi dengan baik.
Banyaknya peserta yang mengeluhkan tingginya passing grade pada tahap awal menjadi pengingat bahwa hanya mereka yang benar-benar siap yang akan lolos.
Jika Anda merasa nilai Anda aman, segera persiapkan diri untuk menghadapi SKT sebagai penentu kelulusan akhir.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga