Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Selesai, Ternyata Kuota yang Terisi Masih Jauh dari Target

Robecca Sesaria • Kamis, 14 Mei 2026 | 05:14 WIB
Ilustrasi pelaksanaan seleksi kompetensi Koperasi Desa 2026. (Foto: Instagram @bkngoidofficial/Diolah dengan gemini AI)
Ilustrasi pelaksanaan seleksi kompetensi Koperasi Desa 2026. (Foto: Instagram @bkngoidofficial/Diolah dengan gemini AI)

RADAR BOGOR - Proses seleksi kompetensi untuk posisi Manajer Koperasi Desa Merah Putih tahun 2026 telah resmi merampungkan seluruh rangkaian tesnya yang berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 3 hingga 12 Mei.

Berdasarkan informasi dari Instagram @berkarirofficial, akumulasi hitung manual dari 72 titik lokasi ujian yang tersebar di seluruh Indonesia, dinamika jumlah peserta yang lolos ambang batas (passing grade) menunjukkan angka yang fluktuatif setiap harinya.

Berikut adalah rincian data harian peserta yang berhasil melampaui passing grade:

Baca Juga: Warga Bogor Bergembira, Bansos BPNT Tahap 2 Rp600 Ribu Terpantau Cair, Cek Saldo KKS di Mesin ATM

·         3 Mei: 245 peserta

·         4 Mei: 2.778 peserta

·         5 Mei: 1.415 peserta

·         6 Mei: 1.189 peserta

·         7 Mei: 6.268 peserta

·         8 Mei: 2.172 peserta

·         9 Mei: 6.690 peserta

Baca Juga: Akhirnya Bansos BPNT Tahap 2 Cair Dini Hari Lewat Bank Mandiri, Berikut Daftar Daerah yang Sudah Terima Rp600 Ribu

·         10 Mei: 4.007 peserta

·         11 Mei: 3.379 peserta

·         12 Mei: 4.228 peserta

Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 32.370 peserta dinyatakan lolos seleksi kompetensi.

Baca Juga: Oknum PPPK di Klapanunggal Diduga Terjerat Kasus Narkoba, Bupati Bogor Wanti-Wanti ASN Soal Sanksi Tegas

Namun, angka ini memunculkan sebuah fakta menarik sekaligus tantangan besar bagi penyelenggara. Pasalnya, target awal yang ditetapkan adalah sebanyak 90.000 peserta lolos.

Artinya, saat ini baru sekitar 1/3 atau 35,9 persen kuota yang terpenuhi. Masih terdapat kekosongan sebanyak 57.630 kuota yang belum terisi dari target kompetensi yang diharapkan.

Kabar Baik atau Kabar Buruk?

Kondisi ini bisa dipandang dari dua sisi. Di satu sisi, ketatnya hasil seleksi menunjukkan standar kualitas yang tinggi dalam menjaring calon pengelola koperasi.

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Tertibkan Truk Tambang di Parung Panjang Meski Diguyur Hujan

Namun di sisi lain, banyaknya kuota yang kosong memicu pertanyaan mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil pemerintah.

Kabar baiknya bagi Anda para peserta, peluang untuk melaju ke tahap berikutnya masih sangat terbuka lebar.

Berdasarkan informasi yang beredar, peserta yang memiliki skor kognitif di angka 110 memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk tetap dipanggil mengikuti seleksi tambahan.

Hal ini dilakukan guna memenuhi kekurangan kuota pengelola yang masih sangat masif tersebut.

Baca Juga: Travel Niat Umroh Helat Manasik Experience Terbesar se-Bogor Raya, Dihadiri 500 Peserta

Bagi para pelamar, tetap pantau portal resmi secara berkala untuk mendapatkan pengumuman lanjutan mengenai jadwal seleksi tambahan atau penyesuaian ambang batas kelulusan.***

Editor : Asep Suhendar
#Koperasi Desa #manajer #passing grade