Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Program Makan Bergizi Gratis Tembus 61,99 Juta Penerima, Pemerintah Kejar Target 82,9 Juta hingga Akhir 2026

Yosep Awaludin • Kamis, 14 Mei 2026 | 08:00 WIB
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari saat menyampaikan soal capaian Program MBG.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari saat menyampaikan soal capaian Program MBG.

RADAR BOGOR — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga pertengahan Mei 2026, jumlah masyarakat yang telah menerima manfaat program MBG tersebut tercatat mencapai 61,99 juta orang atau sekitar 74,8 persen dari target nasional sebanyak 82,9 juta penerima sampai akhir tahun.

Capaian program MBG tersebut diungkap Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, berdasarkan data terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN) per 12 Mei 2026. 

Baca Juga: Kabar Melegakan bagi KPM PKH BPNT Tahap 2: Status Gagal Cek Rekening Kini Mulai Berubah Jadi SPM, Cek SIKS-NG Anda

Menurut dia, angka tersebut menjadi gambaran bahwa implementasi program prioritas pemerintah di sektor pemenuhan gizi terus berjalan masif di berbagai daerah.

Qodari menilai, realisasi hampir 62 juta penerima manfaat menunjukkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam memastikan anak-anak Indonesia memperoleh akses makanan bergizi secara lebih merata.

“Data ini menunjukkan jutaan anak di berbagai wilayah Indonesia sudah merasakan langsung manfaat program MBG yang saat ini terus diperluas pemerintah,” ujar Qodari dalam konferensi pers Bakom, Rabu 13 Mei 2026.

Baca Juga: Ibadah Haji, Perjalanan Hati Menuju Ilahi

Dalam pelaksanaannya, program tersebut saat ini didukung oleh 28.390 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari jumlah itu, sebanyak 15.735 unit atau sekitar 55,42 persen telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Keberadaan sertifikasi tersebut dinilai penting untuk menjamin kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat, terutama terkait standar kebersihan dan keamanan pangan.

Baca Juga: Alhamdulillah, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Dobel Hingga Rp3,2 Juta di Ratusan Daerah, Simak Kategori KPM Penerimanya

Qodari menjelaskan, pengelolaan program MBG dengan cakupan target hingga 82,9 juta penerima bukan pekerjaan sederhana.

Karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai perbaikan tata kelola agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia menyebut penguatan sistem dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan kebutuhan, penyusunan standar menu, proses seleksi mitra SPPG, hingga pengawasan distribusi makanan kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan prosedur operasional baku (SOP) terkait higienitas, mekanisme pelaporan, penanganan insiden di lapangan, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengawasan program.

Baca Juga: Menjaga Hati di Tengah Kehidupan, Pesan Menyentuh Bang Boy tentang Syukur dan Kasih Sayang

Menurut Qodari, seluruh upaya tersebut dilakukan agar manfaat MBG benar-benar diterima masyarakat secara aman, layak konsumsi, dan berkelanjutan.

“Program berskala besar seperti MBG tentu membutuhkan evaluasi dan penyempurnaan secara berkala. Karena itu, masukan dari masyarakat akan terus menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan,” tutupnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Makan Bergizi Gratis #masyarakat #program mbg