RADAR BOGOR – Polda Metro Jaya mengambil langkah serius untuk menekan maraknya aksi kejahatan jalanan dengan membentuk Tim Pemburu Begal yang akan beroperasi tanpa henti selama 24 jam di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Tim Pemburu Begal ini disiagakan untuk mempercepat penanganan kasus begal yang belakangan ramai menjadi sorotan publik.
Pembentukan Tim Pemburu Begal tersebut dilakukan menyusul meningkatnya keresahan masyarakat akibat sejumlah aksi begal yang viral di media sosial.
Situasi ini juga memicu perhatian dari anggota Komisi III DPR yang meminta aparat menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan personel khusus yang difokuskan untuk merespons cepat setiap laporan terkait tindak kriminal di jalanan.
Iman menyampaikan, tim ini akan bekerja sepanjang hari dan malam untuk meningkatkan rasa aman masyarakat di wilayah ibu kota.
Menurutnya, keberadaan Tim Pemburu Begal menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan Jakarta agar lebih kondusif.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan aparat, sejumlah lokasi telah diidentifikasi sebagai titik rawan kejahatan.
Area-area tersebut menjadi prioritas penempatan personel, baik dari tingkat Polsek, Polres, hingga Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Menurut Iman, penempatan petugas di titik-titik strategis itu dilakukan berdasarkan analisis atas berbagai kasus kejahatan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Dengan pola ini, polisi berharap dapat menekan ruang gerak pelaku dan mempercepat penanganan ketika insiden terjadi.
Tak hanya mengandalkan patroli dan operasi lapangan, Polda Metro Jaya juga memperkuat koordinasi dengan masyarakat, termasuk komunitas dan pengguna aktif media sosial.
Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penyebaran informasi mengenai kejadian kriminal yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Kuliner Khas Bukittinggi di Bogor, Bopet Sutan Sati Punya Menu Lengkap Mulai Rp12 Ribuan
Iman menuturkan, pihaknya tengah membangun kerja sama dengan berbagai pihak yang aktif di platform digital agar arus informasi bisa diterima polisi lebih cepat.
Dengan begitu, respons terhadap laporan masyarakat dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Ia menegaskan, kecepatan informasi menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap kasus kejahatan jalanan.
Karena itu, sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dari aksi begal dan tindak kriminal lainnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin