RADAR BOGOR - Ketua Yayasan Darul Ulum Parung sekaligus Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi menegaskan, doa dari orang-orang terdekat memiliki kekuatan besar dalam mengantarkan seseorang menuju kesuksesan dan keberkahan hidup.
Pria yang akrab disapa Bang Boy itu menyampaikan, banyak orang hanya fokus pada kerja keras untuk meraih keberhasilan, namun sering melupakan peran doa tulus dari ibu, pasangan, dan guru yang selama ini mendampingi perjalanan hidup mereka.
Menurutnya, doa memiliki dimensi spiritual yang luar biasa.
Baca Juga: ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat dan Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
Seseorang tidak hanya mencapai puncak kejayaan karena kemampuan dan usahanya semata, tetapi juga karena adanya dukungan doa yang terus mengalir dari orang-orang terdekat.
Dalam keterangannya kepada Radar Bogor, Minggu (17/5/2026), Ikbal Farisi menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum memahami hakikat doa, termasuk waktu-waktu mustajab serta tempat-tempat yang diyakini menjadi lokasi dikabulkannya doa.
Ia menilai, doa merupakan ruh dari sebuah ibadah dalam menggapai ridha Allah SWT atau mardhotillah.
Karena itu, keberhasilan hidup sejatinya tidak pernah lepas dari campur tangan doa seorang ibu yang tulus, pasangan yang setia mendampingi, hingga guru yang tanpa lelah memberikan ilmu dan bimbingan.
Bang Boy juga mengingatkan bahwa di balik sosok laki-laki yang kuat, sering kali terdapat perempuan yang sabar serta ibu yang tidak pernah berhenti memanjatkan doa terbaik untuk anak-anaknya.
Ia mengajak masyarakat untuk selalu memuliakan ibu dan pasangan dalam kondisi apa pun.
Sebab, keberkahan hidup kerap lahir dari kasih sayang dan doa mereka yang mungkin sering terlupakan.
Selain itu, dirinya menekankan pentingnya menghargai peran guru dalam kehidupan.
Menurutnya, keterkaitan doa ibu, pasangan, dan guru sangat berpengaruh terhadap perjalanan hidup seseorang, meski banyak orang tidak menyadari besarnya andil mereka.
Sebagai bentuk rasa syukur, Ikbal Farisi mengajak masyarakat untuk membalas kebaikan orang-orang terdekat dengan doa dan perbuatan baik.
Ia menilai, doa yang dipanjatkan secara tulus kepada orang lain pada hakikatnya akan kembali menjadi kebaikan bagi diri sendiri.
“Pada akhirnya, berbagi kebaikan kepada mereka yang berjasa dalam kehidupan merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Sang Khalik, dan kebaikan itu akan kembali kepada diri kita,” demikian pesan Ikbal Farisi.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim