RADAR BOGOR - Dunia maya sedang ramai membahas sebuah video yang viral memperlihatkan aktivitas distribusi barang yang dianggap janggal oleh sebagian warganet, milik Koperasi Desa Merah Putih di gudang Indomaret.
Dalam video viral tersebut, terlihat armada truk milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tengah mengambil barang dari sebuah gudang milik Indomarco Prismatama, perusahaan yang menaungi jaringan minimarket Indomaret di seluruh Indonesia.
Peristiwa ini kemudian memicu perdebatan karena Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis nasional yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa.
Idealnya, koperasi ini berperan sebagai agregator ekonomi sekaligus pusat distribusi kebutuhan pokok guna mendukung kemandirian pangan di tingkat desa.
Namun, dalam praktiknya, stok barang untuk koperasi tersebut justru terlihat berasal dari gudang ritel modern yang selama ini dianggap sebagai salah satu pemain besar di sektor yang sama.
Situasi ini pun langsung menuai beragam respons dari warganet, termasuk komentar bernada kritik dan sindiran di media sosial. Banyak yang mempertanyakan kesesuaian antara tujuan awal koperasi desa dengan pola pengadaan barang yang terlihat dalam video tersebut.
Salah satu komentar yang ramai dibahas berbunyi, “Mau nyaingi indomart, tapi belanjanya ke indomart?” tulis akun Mas Agus melalui unggahan TikTok @/beritaupdate76, Minggu, 17 Mei 2026.
Selain itu, sebagian warganet juga menyoroti penggunaan truk terbuka untuk proses distribusi, yang dinilai kurang efisien dalam pengangkutan barang kebutuhan pokok.
Hingga kini, publik masih mempertanyakan arah dan implementasi program Koperasi Desa Merah Putih tersebut, apakah benar-benar akan berfokus pada penguatan UMKM desa atau justru hanya bersifat formalitas.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga