IAPVC 2026 Resmi Diluncurkan di Taman Safari Indonesia, Angkat Tema From Lens to Legacy

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB
Pembukaan IAPVC 2026 di Taman Safari Indonesia pada 23 Mei 2026.
Pembukaan IAPVC 2026 di Taman Safari Indonesia pada 23 Mei 2026.

RADAR BOGOR - Ajang bergengsi International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 resmi dibuka di Taman Safari Indonesia pada 23 Mei 2026.

Memasuki tahun ke-35 penyelenggaraan, kompetisi fotografi dan videografi satwa liar ini kembali hadir sebagai wadah kreatif bagi para pecinta visual dari berbagai negara.

Tahun ini, IAPVC mengusung tema “From Lens to Legacy”, yang menekankan pentingnya karya visual sebagai media penyampai pesan konservasi dan warisan kesadaran lingkungan bagi generasi mendatang.

Kompetisi yang telah berjalan selama lebih dari tiga dekade tersebut kini terus berkembang menjadi platform internasional dalam bidang wildlife photography dan videografi.

Tidak hanya menghadirkan dokumentasi visual, IAPVC juga mendorong lahirnya cerita dan inspirasi tentang pelestarian satwa liar melalui setiap karya peserta.

Board Advisory Taman Safari Indonesia Group, Agus Santoso mengatakan, IAPVC telah menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang dunia fotografi satwa liar di Indonesia.

Baca Juga: Tetap Berbuat Baik Meski Dihujani Prasangka

“IAPVC bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi sudah menjadi sebuah warisan yang terus hidup dari tahun ke tahun. Ajang ini mempertemukan kreativitas, edukasi, serta semangat konservasi alam melalui karya visual,” ujar Agus Santoso.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, cakupan peserta diperluas hingga kawasan Asia Tenggara dan Australia.

Langkah ini semakin memperkuat posisi IAPVC sebagai salah satu kompetisi visual satwa liar berskala internasional.

IAPVC 2026 menghadirkan sembilan kategori dalam Wildlife Photo Competition.

Berbagai kategori tersebut memberikan kesempatan bagi fotografer dan videografer untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan teknis, hingga kekuatan storytelling dalam mengabadikan kehidupan satwa liar.

Dalam peluncuran tersebut, Taman Safari Indonesia juga meresmikan Komunitas Foto IAPVC.

Kehadiran komunitas ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pecinta fotografi alam dan satwa untuk saling berbagi inspirasi sekaligus memperkuat kampanye konservasi melalui media visual.

“Kami ingin komunitas ini menjadi tempat berkumpulnya para fotografer satwa dan alam agar terus berkarya serta menyebarkan pesan pelestarian lingkungan melalui karya-karya mereka,” tambah Agus.

Selain kompetisi utama, IAPVC 2026 juga akan menghadirkan berbagai program pendukung seperti workshop fotografi di sekolah dan universitas, hingga kompetisi foto dan video satwa tingkat internasional.

Baca Juga: Hasil KPM Cek Saldo ATM KKS Mandiri Hari Ini: 4 Kartu Diuji, Semua Masih Nol! Sisa Rp28.000 pun Bukan BPNT Baru

Seluruh karya peserta nantinya akan dinilai oleh dewan juri profesional yang berasal dari kalangan wildlife photographer, filmmaker, hingga pegiat konservasi.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Awarding Night sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang.

Selama 35 tahun penyelenggaraannya, IAPVC terus menjadi ruang visual storytelling yang menghubungkan dunia seni, edukasi, pariwisata, dan konservasi alam dalam satu panggung internasional. (***)

Editor : Yosep Awaludin
fotografi satwa liar taman safari indonesia kompetisi