Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BGN Gunakan Aplikasi Review Menu MBG untuk Awasi Kualitas Makanan, Libatkan Guru dan Posyandu 

Yosep Awaludin • Senin, 25 Mei 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi BGN gunakan aplikasi Review Menu MBG untuk mengawasi kualitas makanan.
Ilustrasi BGN gunakan aplikasi Review Menu MBG untuk mengawasi kualitas makanan.

RADAR BOGOR – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperkuat pengawasan Program MBG melalui aplikasi digital bernama Review Menu MBG (Organoleptik).

Sistem ini digunakan untuk memantau kualitas, keamanan, hingga kelayakan makanan yang diterima para penerima manfaat program MBG di berbagai daerah.

Melalui aplikasi tersebut, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh internal pelaksana program MBG, tetapi juga melibatkan sekolah dan posyandu agar proses kontrol kualitas berjalan lebih ketat dan transparan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya mengatakan aplikasi Review Menu MBG dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan penerima manfaat dalam proses pengawasan makanan.

“Aplikasi ini dibuat agar pengawasan kualitas MBG tidak hanya dilakukan oleh penyelenggara program, tetapi juga melibatkan pihak penerima manfaat. Dengan begitu, seluruh pengelola SPPG dan mitra distribusi akan semakin serius menjaga mutu makanan,” ujar Sony dalam keterangannya, Minggu 24 Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, guru yang ditunjuk sekolah serta kepala posyandu (Kaposyandu) bertugas sebagai penanggung jawab kelompok penerima manfaat program MBG. 

Baca Juga: Pekan Terakhir Bansos Mei 2026, Alur Pengisian Saldo KKS ke Rekening KPM Melalui 3 Fase, Simak Lebih Detailnya

Setelah paket makanan diterima, mereka dapat langsung memberikan penilaian melalui sistem yang tersedia di aplikasi.

Beberapa indikator yang dinilai meliputi ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, hingga variasi menu yang disajikan kepada penerima manfaat.

Sistem tersebut diharapkan mampu menjadi mekanisme deteksi dini apabila ditemukan persoalan terkait kualitas makanan dalam program MBG.

Berdasarkan data Dashboard Review Menu MBG hingga Sabtu 23 Mei 2026 pukul 21.31 WIB, tercatat sebanyak 1.707 laporan telah masuk dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.705 laporan atau sekitar 99,88 persen menyatakan makanan layak dikonsumsi. Sementara hanya dua laporan yang menyebut makanan tidak layak makan.

Dari sisi distribusi, sekitar 97,95 persen laporan menyebut makanan diterima tepat waktu bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

Sementara untuk kualitas makanan, aroma dinilai layak pada 99,71 persen laporan dan tampilan makanan sesuai standar pada 99,41 persen laporan.

Baca Juga: Ponsel Bek Persib Frans Putros Hilang Saat Pawai Juara, Diduga Dicopet di Tengah Kerumunan Massa

Adapun terkait cita rasa, sekitar 98,89 persen laporan menyatakan makanan dalam kondisi baik dan dapat diterima dengan nyaman oleh penerima manfaat.

Sony menegaskan, penggunaan aplikasi tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan agar pelaksanaan Program MBG berjalan optimal tanpa menimbulkan persoalan di lapangan.

“Keterlibatan guru dan kepala posyandu diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengawasan sekaligus menjadi sistem peringatan dini jika muncul potensi masalah dalam distribusi makanan,” jelasnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Review Menu MBG #makanan #pengawasan #BGN