Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hari Lahir Pancasila 2026 Usung Tema Perdamaian Dunia, Presiden Pimpin Upacara Nasional 1 Juni di Jakarta

Siti Dewi Yanti • Senin, 1 Juni 2026 | 09:32 WIB
ILUSTRASI: Upacara bendera.
ILUSTRASI: Upacara bendera.

RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak, seluruh elemen bangsa untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan nasional sekaligus meneguhkan peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Peringatan yang jatuh setiap tanggal 1 Juni tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. 

Tahun ini, peringatan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia” dengan logo resmi berupa Garuda Pancasila.

Baca Juga: Varian Banyak, Model Up to Date, Inilah 6 Pusat Belanja Sepatu Sekolah Termurah, Terlengkap di Bogor

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan wujud komitmen seluruh rakyat Indonesia dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk terus mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bangsa,” demikian tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Kepala BPIP, Yudian Wahyudi.

Presiden Jadi Inspektur Upacara Nasional di Jakarta

Puncak peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 akan digelar pada Senin, 1 Juni 2026, di Jakarta. 

Presiden Republik Indonesia dijadwalkan bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara nasional yang dimulai pukul 10.00 WIB.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pukul 09.30 WIB dengan persiapan pasukan dan kedatangan para pejabat negara. 

Presiden bersama Wakil Presiden akan hadir dalam upacara yang menjadi simbol penghormatan terhadap lahirnya dasar negara Indonesia.

Agenda utama upacara meliputi pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, amanat Presiden selaku Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa.

Formasi Paskibraka Berbentuk Pancasila, Simbol Lima Sila yang Menyatukan Bangsa

Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam peringatan tahun ini adalah formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menggunakan Formasi Pancasila.

Formasi tersebut terdiri atas lima kelompok yang merepresentasikan lima sila dalam Pancasila. 

Baca Juga: Mulai 1 Juni 2026, Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku! Pemerintah Beri Masa Transisi hingga Akhir Tahun

Seluruh anggota formasi merupakan anggota Paskibraka yang dipimpin oleh satu komandan.

Dalam susunan tersebut, kelompok ketiga mendapat tugas khusus untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada saat upacara berlangsung.

Konsep formasi ini tidak hanya menampilkan unsur kedisiplinan dan ketertiban, tetapi juga menjadi simbol visual tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman yang menjadi ruh Pancasila.

Upacara Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Mengikuti dari Seluruh Indonesia

BPIP memastikan masyarakat dapat mengikuti jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 secara langsung melalui berbagai platform digital.

Siaran langsung akan tersedia melalui kanal YouTube BPIP, laman Facebook BPIP, akun Instagram BPIP, serta sejumlah stasiun televisi nasional. 

Dengan demikian, masyarakat di berbagai daerah hingga perwakilan Indonesia di luar negeri tetap dapat menjadi bagian dari peringatan nasional tersebut.

Selain upacara pagi, penurunan Sang Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 WIB di Jakarta dan dilaksanakan oleh Paskibraka tanpa kehadiran peserta maupun tamu undangan.

Momentum Menghidupkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa yang majemuk sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Melalui tema yang diusung tahun ini, pemerintah berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi identitas bangsa Indonesia, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun perdamaian dunia.

Baca Juga: Tak Hanya Museum Sejarah, Memorial Soeharto Kini Jadi Pusat Pendidikan dan Pelestarian Budaya

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 diharapkan menjadi penguat semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan nasional yang selama ini menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#BPIP #pancasila #presiden