Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mensesneg Ungkap Misi Besar di Balik Pergantian Pimpinan BGN

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 2 Juni 2026 | 22:55 WIB
MBG: Mensesneg, Prasetyo Hadi (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait pergantian pimpinan BGN, Selasa 2 Juni 2026.
MBG: Mensesneg, Prasetyo Hadi (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait pergantian pimpinan BGN, Selasa 2 Juni 2026.

RADAR BOGOR - Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya dimaknai sebagai perubahan struktur organisasi semata. 

Pemerintah berharap, langkah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Harapan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, saat memberikan keterangan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Baca Juga: Usai Pergantian Pimpinan BGN, Pemerintah Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir dan Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

Menurut Prasetyo Hadi, pemerintah menaruh ekspektasi besar kepada jajaran pimpinan baru BGN agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas pelaksanaan program-program yang telah menjadi prioritas nasional.

Program MBG Dipandang sebagai Investasi Masa Depan

Prasetyo Hadi menjelaskan, program MBG memiliki peran yang jauh lebih besar dibanding sekadar penyediaan makanan bagi masyarakat penerima manfaat. 

Program tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun sumber daya manusia Indonesia yang lebih unggul.

Ia menilai, keberhasilan program ini akan memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, hingga peningkatan daya saing generasi mendatang.

Karena itu, pemerintah berharap penguatan kelembagaan dan kepemimpinan di BGN dapat mempercepat pencapaian tujuan besar tersebut.

Wujud Keberpihakan Pemerintah kepada Masyarakat

Dalam keterangannya, Prasetyo Hadi juga menekankan, program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu manifestasi nilai kemanusiaan yang ingin diwujudkan pemerintah melalui kebijakan publik yang memberikan manfaat langsung kepada rakyat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.

Dengan pengelolaan yang semakin baik, pemerintah berharap manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan merata di berbagai daerah.

Tak Hanya Soal Gizi, Program Ini Diyakini Mampu Menggerakkan Ekonomi Nasional

Menariknya, pemerintah juga melihat program MBG sebagai instrumen yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita berharap, program ini dapat menjadi alat penggerak ekonomi nasional," kata dia.

Baca Juga: Presiden Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang Ditunjuk Jadi Kepala BGN yang Baru

Prasetyo Hadi menilai pelaksanaan program dalam skala besar akan menciptakan efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, industri pangan, hingga usaha mikro dan pelaku ekonomi lokal yang terlibat dalam rantai pasok kebutuhan program.

Karena itu, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari aspek kesehatan dan pendidikan, tetapi juga dari kontribusinya terhadap perputaran ekonomi di daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Momentum Baru bagi BGN

Pergantian pimpinan BGN diharapkan, menjadi titik awal penguatan organisasi dalam menjalankan salah satu program strategis pemerintah tersebut.

Dengan dukungan kepemimpinan baru, koordinasi yang lebih efektif, serta tata kelola yang semakin kuat, pemerintah optimistis program MBG dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan manusia Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#gizi #Prasetyo Hadi #Mbg #BGN