RADAR BOGOR – Nama Nanik S Deyang kembali menjadi sorotan publik setelah dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Ya, Nanik S Deyang, mantan jurnalis yang telah lama berkecimpung di dunia pemerintahan dan sosial itu, kini mengemban tugas sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.
Dalam susunan kepemimpinan terbaru, posisi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional ditempati oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Sosok Nanik S Deyang sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat ketika merespons sejumlah kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Saat itu, Nanik menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas insiden yang menimpa ribuan pelajar.
Dengan penuh haru, ia menyampaikan penyesalan dan tanggung jawab institusi terhadap kejadian tersebut.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Kedai Kopi Estetik Instagramable di Surabaya, Ada yang Punya Konsep Rumah Kaca Unik
"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Atas nama Badan Gizi Nasional dan seluruh penyelenggara SPPG di Indonesia, kami meminta maaf atas peristiwa yang terjadi," ungkap Nanik saat memberikan keterangan kepada publik.
Momen tersebut menjadi perhatian luas karena Nanik tampak emosional ketika menyampaikan pernyataannya terkait kasus keracunan dalam program MBG.
Profil Nanik S Deyang
Nanik S Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan, ia mengawali perjalanan profesionalnya sebagai seorang jurnalis di Tabloid Bangkit.
Dari sisi pendidikan, Nanik memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Biologi di Universitas Jenderal Soedirman dan kemudian melanjutkan studi Magister Kehutanan d UGM.
Kariernya terus berkembang hingga dipercaya mengisi berbagai posisi penting di tingkat nasional.
Pada Pemilihan Presiden 2019, Nanik mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Pengalamannya di pemerintahan semakin bertambah setelah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Untuk periode 2024–2029, ia dipercaya menjadi Wakil I Badan Pengentasan Kemiskinan.
Selanjutnya, pada Juni 2025, Nanik ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina.
Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada September 2025, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sebelum akhirnya kini menjabat sebagai Kepala BGN.
Baca Juga: Buruan Coba, Inilah 5 Kedai Kopi Estetik di Medan, Nomor 5 Punya Rahasia dari Zaman Kolonial
Selain aktif di sektor pemerintahan, Nanik juga dikenal terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, organisasi yang didirikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Yayasan tersebut berfokus pada pemberdayaan perempuan, anak-anak, serta masyarakat kurang mampu melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.
Dengan pengalaman yang dimiliki di bidang media, organisasi, pemerintahan, hingga pemberdayaan masyarakat, Nanik S Deyang kini menghadapi tantangan besar untuk memimpin BGN. (***)
Editor : Yosep Awaludin