Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kejagung Buka Suara Soal Penggeledahan Kantor BGN

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 3 Juni 2026 | 10:35 WIB
ILUSTRASI: Kejagung geledah Kantor BGN.
ILUSTRASI: Kejagung geledah Kantor BGN.

RADAR BOGOR - Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya mengonfirmasi adanya penggeledahan di kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026). 

Langkah hukum tersebut langsung menarik perhatian publik karena terjadi tidak lama setelah pemerintah melakukan perombakan besar di jajaran pimpinan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Konfirmasi tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Muhammad Jefri, yang membenarkan, tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah melakukan penggeledahan di kantor BGN.

"Penyidik Pidsus Kejagung geledah kantor BGN," ucapnya kepada wartawan.

Baca Juga: PIP 2026 Tahap 2 Sudah Cair? Begini Cara Cek Status Penerima dan Jadwal Pencairannya

Namun demikian, hingga Rabu siang, Kejaksaan Agung belum mengungkap secara rinci perkara yang menjadi dasar tindakan tersebut maupun dokumen atau barang bukti yang sedang dicari penyidik.

Kejagung Janjikan Penjelasan Resmi Sore Hari

Muhammad Jefri menjelaskan, informasi lebih lengkap mengenai penggeledahan tersebut akan disampaikan langsung oleh jajaran penyidik tindak pidana khusus dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu sore.

Pernyataan itu, membuat perhatian publik semakin tertuju pada perkembangan kasus yang sedang ditangani Kejaksaan Agung, terutama karena hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai keterkaitan penggeledahan dengan isu-isu yang berkembang di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Picu Berbagai Spekulasi

Penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung terjadi hanya berselang singkat setelah pemerintah melakukan pergantian sejumlah pejabat penting di tubuh Badan Gizi Nasional.

Sebelumnya, Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung diberhentikan dari posisi masing-masing sebagai pimpinan lembaga tersebut. 

Sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi, pemerintah menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.

Sementara itu, posisi Wakil Kepala BGN kini dipercayakan kepada Mayor Jenderal TNI Trenggono dan Agustina Arumsari.

Perubahan kepemimpinan tersebut sempat memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat, termasuk mengenai arah kebijakan serta keberlanjutan Program 

Baca Juga: Benarkah Ada Bonus Bansos Rp400 Ribu Masuk KKS Juni 2026? Buruan Cek Fakta Sebenarnya di Sini

Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Istana Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan

Menanggapi berbagai pertanyaan publik, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menegaskan, pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional tidak akan memengaruhi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Dalam keterangannya kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/6/2026) malam, Prasetyo menyampaikan, pemerintah tetap berkomitmen menjalankan program tersebut sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan.

Menurutnya, perubahan struktur kepemimpinan merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan tidak berkaitan dengan penghentian ataupun pengurangan pelaksanaan program MBG yang saat ini sedang berjalan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Kejagung #badan gizi nasional #BGN