RADAR BOGOR - Penangkapan dan penahanan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) belum lama ini cukup menyita perhatian publik.
Dadan Hindayana ditangkap atas dugaan keterlibatannya dalam tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026.
Dadan ditangkap setelah ia dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto karena beberapa faktor, termasuk salah satunya kualitas MBG yang diberikan dinilai rendah.
Baca Juga: Persiapan PKL, Mahasiswa Jurnalistik Universitas Pakuan Intip Dapur Kerja Radar Bogor
Di sisi lain, Prabowo juga meminta kepada Mitra SPPG untuk memberikan makanan dengan kualitas terbaik kepada siswa dan siswi penerima manfaat.
Melalui pidato yang ia disampaikan dalam acara Building Indonesia's Future Generation's Through Nutrition, Rabu, 3 Juni 2026 kemarin Prabowo Subianto memberikan arahan secara langsung termasuk dalam memasak telur.
Dalam hal ini, presiden ke-8 Indonesia itu meminta para mitra SPPG untuk tidak memasak telur dengan cara digoreng atau yang dikenal dengan istilah "Dadar".
Baca Juga: Jalan Batutulis Kota Bogor Kembali Ditutup, Warga Diminta Bersabar hingga Trase Selesai Oktober 2026
"Mitra-mitra yang kedua, telur jangan bikin dadar," kata Prabowo Subianto, dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 4 Juni 2026.
Mendengar hal itu, sontak para mitra yang hadir dalam acara tersebut bergemuruh dan terdengar sebagian orang mengatakan setuju dengan apa yang dikatakan oleh Prabowo.
Lebih lanjut, mantan suami Titiek Soeharto itu juga mendengar sejumlah mitra yang kebetulan berdiri di belanganya mengatakan bahwa sekarang mereka tidak memasak telur dengan cara didadar.
"Ini ada emak-emak di belakang, 'Sekaran nggak'. Berarti yang kemarin iya ya," sambung Prabowo Subianto.
Momen tersebut sontak membuat ruangan kembali bergemuruh dan sejumlah menteri yang hadir juga terlihat ikut tertatwa.***
Editor : Asep Suhendar