Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bus Dihentikan di DPR, Ribuan Mahasiswa UI Nekat Jalan Kaki Menuju Bundaran HI

Muhammad Ali • Jumat, 12 Juni 2026 | 16:29 WIB
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan saat memberikan keterangan kepada Radar Bogor ditemani 4 rekannya yang tembus ke Bundaran HI, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) tetap melanjutkan aksi mereka menuju Bundaran HI atau Hotel Indonesia (HI), Jakarta, meski bus yang mereka tumpangi dihentikan aparat di depan Kompleks DPR MPR RI, Jumat, 12 Juni 2026.

Situasi sempat diwarnai ketegangan antara massa mahasiswa UI dan petugas pengamanan. Namun, setelah tertahan di sekitar kawasan DPR, para mahasiswa memutuskan turun dari bus dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui area Gelora Bung Karno (GBK) menuju Bundarah HI.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Ma'shum Imawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario agar massa aksi yang sudah berkumpul tetap dapat mencapai titik tujuan di Bundaran HI.

Baca Juga: Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Berbuah Prestasi, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Bogor Raih Penghargaan CSR Jawa Barat 2026

Menurutnya, aksi tersebut melibatkan lebih dari seribu mahasiswa. Namun hingga siang hari, sebagian besar peserta masih tertahan di sekitar kawasan DPR RI akibat pembatasan akses menuju lokasi aksi.

“Mayoritas massa masih tertahan. Baru sebagian kecil yang berhasil bergerak lebih dulu menuju titik kumpul,” ujarnya.

Yatalathof menegaskan bahwa fokus aksi mahasiswa saat ini adalah mengonsolidasikan massa di Bundaran HI sebagai lokasi penyampaian aspirasi. Ia membantah anggapan bahwa mahasiswa berencana bergerak ke Istana Negara.

Baca Juga: Modal Usaha Rp5 Juta Bagi KPM Bansos hingga Uji Coba AI untuk Integrasi Data NIK Penerima Bantuan

Ia juga menepis tudingan bahwa aksi mahasiswa mengganggu aktivitas masyarakat maupun perekonomian. Menurutnya, demonstrasi yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian pendapat secara damai dan konstitusional.

“Aksi ini bertujuan menyuarakan aspirasi. Kami tidak melakukan tindakan anarkis maupun membawa senjata. Yang kami perjuangkan adalah hak untuk menyampaikan pendapat,” katanya.

Hingga Jumat sore, mahasiswa masih berupaya mencapai Bundaran HI untuk bergabung dengan massa aksi lainnya. Jika target tersebut belum tercapai, BEM UI menyatakan akan melakukan evaluasi serta konsolidasi lanjutan dengan berbagai elemen mahasiswa dan kelompok masyarakat.

Baca Juga: Motor Matik Mendadak Terbakar di Jalan Pajajaran Bogor

Menurut Yatalathof, langkah tersebut diperlukan agar agenda penyampaian aspirasi dapat terus berjalan secara efektif dan menjangkau lebih banyak dukungan dari berbagai pihak.

“Jika hari ini belum berhasil sepenuhnya, kami akan memperkuat konsolidasi dan memperluas komunikasi dengan berbagai elemen agar tujuan aksi dapat tercapai,” tutupnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dpr #bundaran hi #ui