Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Demo di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ungkap 3 Alasan Mahasiswa Turun ke Jalan

Muhammad Ali • Jumat, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB
Pantauan di Bundaran HI tempat yang dijadikan demo mahasiswa UI di Jakarta. Foto: Dzikri/Radar Bogor
Pantauan di Bundaran HI tempat yang dijadikan demo mahasiswa UI di Jakarta. Foto: Dzikri/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Ma'shum Imawan, membeberkan alasan mahasiswa memilih Bundaran HI (Hotel Indonesia), Jakarta, sebagai lokasi aksi demonstrasi yang digelar pada Jumat, 12 Juni 2026.

Menurut Ketua BEM UI Yatalathof, pemilihan Bundaran HI merupakan strategi untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Mahasiswa menilai aksi yang hanya terpusat di lembaga eksekutif atau legislatif sudah tidak cukup efektif untuk menyampaikan aspirasi publik.

“Percuma jika hanya berfokus pada salah satu lembaga, karena keduanya dinilai sudah berada dalam satu barisan. Saat ini kami menghadapi kekuatan politik yang besar, sementara DPR dianggap hanya menjalankan fungsi administratif dari kebijakan eksekutif,” ujar Ketua BEM UI kepada Radar Bogor.

Baca Juga: Bansos PKH Validasi Juni 2026 Cair Bertahap, KPM BPNT Kategori Ini Berpeluang Dapat Bantuan

Ia menilai ruang kontrol terhadap kebijakan pemerintah semakin terbatas. Karena itu, mahasiswa memilih membangun gerakan yang lebih dekat dengan masyarakat agar suara kritik dapat disampaikan secara kolektif.

Yatalathof menjelaskan, aksi di Bundaran HI tidak semata-mata ditujukan untuk mengkritik pemerintah, melainkan juga mengajak masyarakat ikut terlibat dalam menyuarakan berbagai persoalan yang dirasakan bersama.

“Mahasiswa tidak bisa bergerak sendiri. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi dan keresahan yang ada,” katanya.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Tempat Es Krim Terpopuler di Bekasi Buat Kabur dari Cuaca Panas, Ada yang Estetik Banget

Ia juga menegaskan bahwa isu yang diangkat dalam aksi tersebut tidak berkaitan dengan perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2024.

Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini bersifat umum dan dirasakan oleh berbagai kalangan.

Yatalathof menyoroti sejumlah kondisi yang menjadi perhatian mahasiswa, mulai dari semakin sempitnya lapangan pekerjaan, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga berkurangnya berbagai bentuk subsidi bagi masyarakat.

Baca Juga: Hotel di Kota Bogor Makin Ramai, Tingkat Hunian Tembus Hampir 50 Persen

Melalui aksi yang dipusatkan di kawasan Bundaran HI, mahasiswa berharap semakin banyak elemen masyarakat yang turut menyuarakan aspirasi dan mengawal kebijakan publik agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bundaran hi #bem #ui #demo