Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ramai di X, Sejumlah Peserta Manajer Kopdes Dikabarkan Memilih Mundur, Diduga Karena Aturan Ini

Robecca Sesaria • Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:22 WIB
Ilustrasi pelaksanaan ujian Manajer Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: Instagram @bkngoidofficial diolah dengan Gemini AI)
Ilustrasi pelaksanaan ujian Manajer Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: Instagram @bkngoidofficial diolah dengan Gemini AI)

RADAR BOGOR - Program rekrutmen berskala besar untuk posisi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih saat ini tengah menjadi pusat perhatian masyarakat.

Ironisnya, setelah sekitar 30.000 pelamar dinyatakan lolos seleksi, beberapa calon manajer justru dikabarkan mengambil keputusan mengejutkan untuk mengundurkan diri.

Fenomena ini mulai mencuat ke publik setelah diungkap oleh unggahan akun X (Twitter) dengan nama pengguna @Makaryo0.

Baca Juga: Hore, KKS Baru Terima Pencairan Bansos PKH Melalui Salah Satu Bank Penyalur Sejak Hari Ini

Berdasarkan informasi dari postingan akun tersebut, ada beberapa faktor utama yang membuat para peserta memilih mundur meskipun sudah mengorbankan banyak hal demi melewati tahapan seleksi.

Salah satu keluhan yang paling banyak disoroti adalah masalah transparansi besaran gaji yang dinilai kurang jelas sejak awal proses pendaftaran dibuka.

Selain masalah kompensasi, sistem penempatan kerja yang dilakukan secara acak ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia juga menjadi ganjalan berat bagi para pelamar.

Baca Juga: Wisatawan ke Kota Bogor Berkurang

Aturan mengenai ikatan dinas selama dua tahun disinyalir membuat sebagian peserta berpikir ulang untuk melanjutkan proses rekrutmen ini.

Ditambah lagi, beredar kabar bahwa peserta yang nekat mundur sebelum masa kontraknya habis bisa dijatuhi sanksi denda yang cukup besar, yakni mencapai Rp100 juta.

Persoalan lain yang dikeluhkan adalah terkait masa pelatihan atau pendidikan selama tiga bulan.

Baca Juga: Cari Hiburan Penghilang Stres di Rumah? Ini 7 Pusat Ikan Hias Bogor yang Jadi Buruan Pecinta Akuatik

Lokasi untuk pelatihan ini kabarnya ditentukan secara acak dan ada kemungkinan ditempatkan di luar pulau, yang otomatis menambah beban biaya serta menguji kesiapan fisik dan mental peserta.

Sebagai informasi, program rekrutmen posisi manajer Kopdes Merah Putih ini awalnya dibuka oleh pemerintah dengan kuota sebanyak 30.000 lowongan kerja.

Program berskala nasional ini sejatinya dirancang untuk mendukung kelancaran operasional koperasi desa di seluruh pelosok Indonesia.***

Editor : Asep Suhendar
#Koperasi Desa #manajer #Kopdes