Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menkes Uji Jajanan Populer di Laboratorium, Hasilnya Bikin Khawatir

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB
Menkes, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan berbagai makanan.
Menkes, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan berbagai makanan. (Instagram @bgsadikin)

RADAR BOGOR - Jajanan seperti gorengan, telur gulung, hingga martabak manis memang menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia. 

Namun, di balik cita rasanya yang lezat, makanan tersebut ternyata menyimpan kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Fakta itu diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @bgsadikin. 

Baca Juga: Portugal Tunjukkan Kualitasnya Usai Bekuk Uzbekistan 5-0, Cek Klasemennya 

Dalam unggahan yang disampaikan pada Juni 2026, Budi memperlihatkan hasil pengujian sejumlah jajanan populer di laboratorium untuk mengetahui kadar lemak jenuhnya.

Menurut Budi Gunadi Sadikin, hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa beberapa jajanan yang kerap dikonsumsi masyarakat memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi. 

Padahal, batas konsumsi lemak jenuh yang dianjurkan setiap hari hanya sekitar 20 gram.

Gorengan Hampir Sentuh Batas Konsumsi Lemak Harian

Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, lima buah gorengan yang dijual pedagang kaki lima mengandung sekitar 17 gram lemak jenuh. 

"Jajanan favorit seperti gorengan abang-abang ternyata mengandung 17 gram lemak jenuh per 5 biji," jelas Budi.

Budi menjelaskan, tingginya kadar lemak tersebut dipengaruhi penggunaan minyak curah yang dipanaskan berulang kali.

Ia menerangkan bahwa proses pemanasan minyak secara berulang dapat menghasilkan lemak trans. 

Jenis lemak ini berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah sehingga dapat memperbesar risiko gangguan pada pembuluh darah dan penyakit jantung.

Dalam sistem Nutri-Level, gorengan tersebut masuk kategori D, yang menunjukkan kualitas gizinya perlu diwaspadai.

Telur Gulung Tak Kalah Tinggi Kandungan Lemaknya

Jajanan telur gulung yang banyak dijual di lingkungan sekolah juga menjadi sorotan. 

Hasil uji laboratorium menunjukkan satu porsi telur gulung mengandung sekitar 15 gram lemak jenuh.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Dipercepat, 475 Ribu KPM Baru Masuk

Menurut Budi, kandungan minyak yang cukup banyak pada jajanan tersebut menjadi salah satu penyebab tingginya kadar lemak jenuh. 

Ia mengingatkan, setelah mengonsumsi makanan seperti itu, masyarakat sebaiknya mengimbangi menu berikutnya dengan makanan yang lebih sehat dan rendah lemak.

Produk ini juga memperoleh Nutri-Level D karena kandungan lemaknya yang relatif tinggi.

Martabak Manis Jadi yang Tertinggi

Sementara itu, martabak manis menjadi jajanan dengan kandungan lemak jenuh tertinggi di antara sampel yang diuji. 

Satu potong martabak manis mengandung sekitar 9 gram lemak jenuh.

Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa masyarakat umumnya mengonsumsi lebih dari satu potong dalam sekali makan. 

Kondisi tersebut dapat membuat asupan lemak jenuh harian cepat mendekati bahkan melampaui batas yang direkomendasikan.

Ia menilai kebiasaan mengonsumsi martabak dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung apabila dilakukan secara terus-menerus.

Nutri-Level Bukan Hanya Soal Gula

Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, sistem Nutri-Level tidak hanya digunakan untuk mengukur kandungan gula dalam makanan, tetapi juga memperhitungkan kadar garam dan lemak.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Dealer Motor Sport Premium di Bogor, Pelayanan Bintang 5

Menurutnya, tujuan pelabelan tersebut bukan untuk melarang masyarakat mengonsumsi makanan tertentu, melainkan memberikan informasi agar masyarakat lebih memahami kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi.

Dengan mengetahui informasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam memilih makanan dan menjaga kesehatan jantung. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#martabak manis #gorengan #jajanan #budi gunadi sadikin #telur gulung