RADAR BOGOR – Musik kembali menjadi jembatan persaudaraan lintas negara. Seperti yang dilakukan Forum Senior (FS) GMKI Medan wilayah Jabodetabek.
Bersama Paduan Suara Gereja Konta Gyeonggi, Korea Selatan, FS GMKI menggelar Konser Arirang: Musik Mempersatukan Multikultural di Gereja Evergreen, Cilandak Barat, Jakarta, akhir pekan lalu.
Konser tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan melalui pertunjukan musik yang mengangkat keberagaman budaya.
Berbagai lagu rohani, lagu daerah hingga lagu populer dibawakan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Ketua FS GMKI Medan Jabodetabek, Daniel Simanjuntak, mengatakan hubungan persahabatan dengan Paduan Suara Gereja Konta Gyeonggi telah terjalin selama beberapa tahun terakhir.
Salah satu bentuk kerja sama yang rutin dilakukan adalah pertukaran kunjungan budaya dan penyelenggaraan konser bersama.
Baca Juga: Ratusan Angkot Tua di Kota Bogor tak Lagi Mengaspal, Dishub Masih Sisir 1.673 Armada
Menurut Daniel, konser tahun ini merupakan kali kedua kedua belah pihak tampil dalam satu panggung.
Sebelumnya, pada tahun lalu, rombongan FS GMKI Medan melakukan kunjungan balasan ke Korea Selatan untuk menggelar konser serupa.
Konser ini menjadi bukti bahwa musik mampu menjembatani perbedaan budaya, bahasa, maupun latar belakang.
"Tahun lalu kami berkesempatan tampil di Korea Selatan, sedangkan kali ini sahabat-sahabat dari Korea hadir di Indonesia. Bahkan paduan suara kami diiringi pianis asal Korea, sehingga kolaborasi ini terasa semakin istimewa," ujar Daniel.
Keunikan konser semakin terasa ketika Paduan Suara Gereja Konta Gyeonggi tampil mengenakan busana batik Indonesia.
Tidak hanya itu, mereka juga membawakan lagu Batak berjudul Sege-Sege, yang mendapat sambutan hangat dari para penonton.
Selain FS GMKI Medan Jabodetabek dan Paduan Suara Gereja Konta Gyeonggi, konser juga dimeriahkan oleh Paduan Suara Blessing serta Justitia & Friends.
Secara bergantian, seluruh kelompok paduan suara menyuguhkan beragam lagu rohani, lagu tradisional, hingga lagu populer yang sarat dengan pesan kehidupan.
Penampilan tersebut menghadirkan suasana harmonis sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya yang dapat dipersatukan melalui musik.
Antusiasme penonton semakin meningkat menjelang penghujung acara. Seluruh peserta dari berbagai paduan suara kemudian tampil bersama menyanyikan sebuah lagu sebagai simbol persatuan dan persaudaraan.
Baca Juga: Tok! Aturan Bansos Tahap 3 Disahkan, Intip Nominal Komponen KKS KPM
Daniel menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan negara.
"Harapan kami, kegiatan seperti ini mampu memperkuat rasa persaudaraan, memperluas persahabatan, serta mempererat hubungan antarkomunitas meski berasal dari budaya yang berbeda," katanya.
Rangkaian kunjungan rombongan Korea Selatan tidak hanya diisi dengan konser. Sehari sebelumnya, Jumat 26 Juni 2026, mereka diajak mengunjungi Anjungan Sumatera Utara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Dalam kunjungan tersebut, para tamu diperkenalkan dengan keragaman etnis di Sumatera Utara, rumah-rumah adat khas daerah, serta berbagai tradisi budaya yang masih dilestarikan.
Rombongan juga disuguhi pertunjukan Tari Sigale-gale, tarian adat Batak Toba, mencicipi kuliner khas Batak, hingga mengikuti prosesi tudu-tudu sipanganon sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.
Agenda kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pusat perbelanjaan modern Thamrin City untuk mengenalkan sisi lain kehidupan masyarakat Indonesia.
Daniel menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan persahabatan tersebut selalu diawali dengan ibadah bersama dan ditutup dengan doa sebagai wujud rasa syukur serta penguatan nilai-nilai kebersamaan.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara FS GMKI Medan dan Gereja Konta Gyeonggi Korea Selatan dapat terus berkembang melalui berbagai program kolaborasi di masa mendatang, baik di bidang budaya, sosial, maupun pelayanan kemasyarakatan. (ohr)
Editor : Yosep Awaludin