RADAR BOGOR - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi mengumumkan program Magang Nasional 2026 Angkatan II yang dikelola secara terintegrasi melalui platform MagangHub.
Program Magang Nasional 2026 yang ditujukan bagi lulusan diploma dan sarjana (fresh graduate) ini akan membuka pendaftaran peserta mulai 15 Juli 2026.
Sementara peserta yang lolos seleksi Magang Nasional 2026 dijadwalkan mulai menjalani hari pertama magang pada 10 Agustus 2026.
Baca Juga: Pestigo Resmikan Kantor Baru di PIK 2, Perkuat Layanan Pest Management
Jadwal Lengkap Magang Nasional 2026
Sebelum pendaftaran peserta dibuka, Kemnaker terlebih dahulu memberi kesempatan bagi perusahaan, kementerian, dan lembaga untuk mendaftarkan lowongan magang mereka.
Pendaftaran penyelenggara, pengajuan lowongan, dan verifikasi dilakukan pada 29 Juni hingga 15 Juli 2026.
Setelah lowongan terkumpul, Kemnaker langsung melakukan verifikasi agar posisi yang ditawarkan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan akademik lulusan perguruan tinggi.
Baca Juga: Pembangunan KSPEN Kalimantan Tengah Dipercepat, Targetkan Kawasan Pangan Strategis 1 Juta Hektare
Berikut rincian tahapannya:
- 29 Juni – 15 Juli 2026: Pendaftaran dan verifikasi perusahaan/instansi/lembaga penyelenggara
- 15 – 28 Juli 2026: Pendaftaran peserta
- 29 Juli – 5 Agustus 2026: Seleksi oleh penyelenggara
- 6 Agustus 2026: Penetapan peserta
- 7 Agustus 2026: Pengumuman hasil seleksi
- 10 Agustus 2026: Hari pertama magang
Baca Juga: Mengenal Silent Treatment, Perilaku yang Kerap Dikeluhkan Remaja
Kuota dan Anggaran Meningkat
Pada angkatan kedua ini, pemerintah menambah kuota menjadi 150 ribu peserta, meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya yang menyediakan 100 ribu peserta.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan kuota tersebut dibagi ke dalam tiga batch.
Pada 15 Juli, pemerintah akan mulai membuka batch pertama pendaftaran dengan kuota sebesar 50.000 orang, kemudian akan segera dibuka batch kedua sebanyak 50.000 orang, dan batch ketiga 50.000 orang.
Baca Juga: Mengenal Silent Treatment, Perilaku yang Kerap Dikeluhkan Remaja
Untuk mendukung penambahan kuota tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,2 triliun.
Syarat Peserta Magang Nasional 2026
Program ini terbuka bagi lulusan baru dengan sejumlah ketentuan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK aktif dan valid
- Lulusan program pendidikan Diploma (D3/D4) atau Sarjana (S1) yang masa kelulusannya tidak lebih dari satu tahun sejak tanggal ijazah diterbitkan saat mendaftar
- Khusus lulusan yang memiliki sertifikat profesi, masa kelulusan diperbolehkan hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan
- Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta memiliki akun SIAPKerja yang terverifikasi
- Perlu dicatat, Kemnaker tidak menetapkan IPK minimal untuk mendaftar, namun perusahaan mitra tetap bisa menetapkan kriteria tambahan sesuai kebutuhan posisi yang dibuka.
Baca Juga: Dunia Kerja Semakin Berubah, Menaker Minta Generasi Muda Kejar Keterampilan Masa Depan
Cara Daftar Magang Nasional 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform resmi MagangHub. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi maganghub.kemnaker.go.id
- Klik menu "Masuk" di pojok kanan atas
- Registrasi akun SIAPKerja jika belum memiliki akun
- Login ke sistem menggunakan akun SIAPKerja yang sudah terverifikasi
- Lengkapi data diri, riwayat hidup, dan data akademik
- Unggah dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip nilai, CV, KTP, dan pas foto
- Pilih posisi magang yang sesuai dengan minat atau bidang keilmuan
- Kirim lamaran melalui sistem MagangHub
Peserta dapat memilih maksimal dua posisi magang sesuai spesifikasi keilmuan yang dibutuhkan perusahaan. Seluruh proses registrasi ini berlangsung secara gratis, tanpa dipungut biaya apa pun.
Baca Juga: Dunia Kerja Semakin Berubah, Menaker Minta Generasi Muda Kejar Keterampilan Masa Depan
Manfaat Mengikuti Program Magang Nasional 2026
Selain pengalaman kerja, peserta Magang Nasional 2026 juga akan mendapatkan sejumlah manfaat, di antaranya:
- Uang saku bulanan setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), tergantung lokasi penempatan
- Perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian
- Sertifikat resmi setelah program pemagangan selesai
- Bimbingan langsung dari mentor di perusahaan tempat magang
- Program berlangsung selama enam bulan dengan Perjanjian Pemagangan resmi
Baca Juga: Dunia Kerja Semakin Berubah, Menaker Minta Generasi Muda Kejar Keterampilan Masa Depan
Dengan dibukanya Magang Nasional 2026, lulusan baru memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperbesar peluang untuk direkrut menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.
Bagi yang berminat, disarankan untuk mulai menyiapkan dokumen sejak sekarang agar tidak ketinggalan jadwal pendaftaran pada 15 Juli 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati