RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk membantu Badan Gizi Nasional (BGN) membenahi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah tersebut dilakukan Prabowo agar program MBG dibawah BGN yang menyasar jutaan penerima manfaat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Arahan soal MBG dan BGN itu disampaikan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Baca Juga: Prabowo Minta Program Makan Bergizi Gratis Tak Gegabah, BGN Diminta Kaji Ulang Penerima MBG
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pembenahan program akan dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan dengan melibatkan sejumlah instansi, termasuk Kementerian Keuangan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Menurut Agustina, Presiden menyadari bahwa Program MBG merupakan program berskala besar sehingga membutuhkan dukungan lintas kementerian dan lembaga.
"Pak Presiden menugaskan seluruh menteri terkait untuk membantu pimpinan BGN dalam melakukan pembenahan. Ini bukan pekerjaan yang mudah karena melibatkan jutaan penerima manfaat," ujar Agustina.
Baca Juga: 3.368 Siswa Kota Bogor Dapat Bantuan Biaya Pendidikan, Mayoritas dari SMK
Selain pembenahan sistem, Prabowo juga meminta evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di berbagai daerah, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah besaran anggaran per porsi makanan, terutama di Indonesia bagian timur yang memiliki kondisi geografis dan biaya distribusi berbeda dengan Pulau Jawa.
Presiden meminta agar seluruh kebijakan disusun berdasarkan kajian yang matang dan tidak diputuskan secara terburu-buru.
Baca Juga: Nongkrong Sambil Lihat Gunung Salak dari Sudut yang Indah, Coba deh ke Bukit Stroberi di Bogor
Menurut Agustina, Prabowo ingin setiap langkah yang diambil tetap mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh penerima manfaat.
Di sisi lain, BGN juga tengah melakukan pembaruan data penerima manfaat serta data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Karena itu, Agustina meminta masyarakat bersabar selama proses pembenahan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa saat ini seluruh jajaran BGN fokus menyelesaikan proses evaluasi dan perbaikan data agar pelaksanaan Program MBG ke depan dapat berjalan lebih optimal sesuai arahan Presiden.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga