DPR Ungkap Kunci Sukses Kopdes Merah Putih 

Lucky Lukman Nul Hakim • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 11:54 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron.

RADAR BOGOR - Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, terus dipersiapkan pemerintah sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat perekonomian desa. 

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, koperasi ini juga direncanakan menjadi saluran penyaluran berbagai bantuan sosial pemerintah.

Kementerian Koperasi mengungkapkan, uji coba penyaluran bantuan sosial melalui Kopdes Merah Putih dijadwalkan mulai dilakukan pada akhir Agustus 2026. 

Baca Juga: Ide Usaha Kuliner: Pancake Klappertaart, Jajanan Kekinian Modal Irit Untung Melejit!

Seiring dengan persiapan tersebut, dukungan dari berbagai pihak terus mengalir, termasuk dari DPR RI.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron menyatakan, dukungan penuh terhadap percepatan operasional Kopdes Merah Putih. 

Namun, ia mengingatkan, keberhasilan program ini tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur maupun penyediaan modal kerja.

Keberlanjutan Bergantung pada Pengelolaan

Menurut Herman Khaeron, koperasi akan mampu bertahan dan berkembang apabila memiliki sistem bisnis yang jelas, tata kelola yang profesional, serta ekosistem usaha yang saling terintegrasi.

Ia menilai, modal kerja memang dapat mendorong koperasi mulai beroperasi, tetapi keberlanjutan usaha sepenuhnya bergantung pada kualitas pengelolaan.

"Fraksi Partai Demokrat mendukung penuh Koperasi Desa Merah Putih agar segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, keberlanjutannya sangat ditentukan oleh sistem pengelolaan yang baik," ujar Herman.

Herman menambahkan, apabila lebih dari 80 ribu desa dapat terhubung dalam satu sistem ekonomi yang terintegrasi, maka Kopdes Merah Putih berpeluang tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Produk Unggulan Desa Perlu Dipetakan

Selain memperkuat tata kelola, Herman juga mendorong pemerintah melakukan pemetaan terhadap potensi ekonomi dan produk unggulan di setiap desa. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun rantai pasok yang lebih efisien sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat.

Baca Juga: Penerapan Denda Parkir Liar di Kota Bogor Lewat Perwali, DPRD : Biar Lebih Cepat Terealisasi

Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan komoditas yang berbeda. 

Karena itu, pengembangan Kopdes Merah Putih harus disesuaikan dengan potensi lokal agar mampu menciptakan produk yang memiliki daya saing, baik di pasar nasional maupun internasional.

Apabila ekosistem bisnis tersebut berjalan dengan baik, Herman optimistis Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi penyalur bantuan sosial pemerintah, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus membuka peluang produk-produk lokal menembus pasar ekspor. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
Herman Khaeron Komisi VI DPR RI Kementerian Koperasi bantuan sosial Kopdes Merah Putih