Presiden Prabowo Ungkap Peran Besar Kereta Api, Pesan Ini Jadi Sorotan

Lucky Lukman Nul Hakim • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 19:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto di Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026).  (Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto di Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026). (Sekretariat Presiden)

RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kereta api bukan sekadar moda transportasi, melainkan salah satu pilar penting dalam pemerataan ekonomi nasional. 

Pesan tersebut disampaikan saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengingatkan, pembangunan sektor perkeretaapian harus selalu berpihak kepada masyarakat luas, terutama kelompok berpenghasilan rendah. 

Menurutnya, keberadaan kereta api memiliki fungsi strategis sebagai sarana transportasi yang ekonomis sekaligus mampu menggerakkan roda perekonomian rakyat.

Prabowo: Kereta Api Harus Menjadi Instrumen Ekonomi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, kereta api merupakan instrumen logistik yang efisien dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. 

Baca Juga: Normalisasi Kali Cibeuteung, Pemkab Bogor Kurangi Risiko Banjir di Rancabungur

Karena itu, layanan perkeretaapian tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus mengedepankan pelayanan publik.

Menurut Prabowo, di banyak negara kereta api dipandang sebagai layanan publik (public service) yang memiliki tanggung jawab sosial. 

Meski demikian, pengelola tetap dituntut menjalankan operasional secara efisien agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

"Kereta api harus melayani rakyat, terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah. Karena itu, keberadaannya tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Kota-Kota Kecil Jangan Sampai Tertinggal

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan adanya tantangan dalam pengembangan transportasi berbasis rel. 

Di satu sisi, Indonesia membutuhkan kereta api berkecepatan tinggi sebagai bagian dari modernisasi. 

Namun di sisi lain, pelayanan terhadap daerah-daerah kecil tidak boleh diabaikan.

Baca Juga: Ngariung Series 4 Bapperida Kabupaten Bogor Bahas ‎Inovasi Berbasis Produk Unggulan Daerah

Ia menilai, pembangunan jaringan kereta api harus dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat di berbagai wilayah tetap memperoleh akses transportasi yang layak.

Menurutnya, pengembangan kereta api harus mempertimbangkan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pemerataan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Dorong Investasi Perkeretaapian Lebih Besar

Presiden Prabowo Subianto juga menitipkan pesan kepada jajaran perkeretaapian Indonesia agar terus meningkatkan investasi di sektor transportasi rel. 

Ia menegaskan, seluruh inovasi dan kemajuan teknologi pada akhirnya harus bermuara pada pelayanan kepada masyarakat.

"Teknologi dan seluruh sarana yang kita bangun harus digunakan untuk melayani rakyat. Karena itu, saya berharap Indonesia terus berinvestasi lebih besar di bidang perkeretaapian," tegas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Peserta JSF 2026 Kunjungi PIK 2 dan Kampung Aquarium, Pelajari Praktik Pembangunan Metropolitan

Peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah. 

Pemerintah berharap, modernisasi infrastruktur perkeretaapian mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
Stasiun Semarang Tawang kereta api presiden prabowo subianto