Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Timur Laut Labuan Bajo Pagi Ini

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:27 WIB
BMKG melaporkan terjadi gempa di kawasan NTT, Minggu 16 Agutus 2026.
BMKG melaporkan terjadi gempa di kawasan NTT, Minggu 16 Agutus 2026.

RADAR BOGOR - Aktivitas gempa bumi, kembali tercatat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 3,6 terjadi pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 07.15.56 WIB.

Lokasinya berada di koordinat 8,07 derajat Lintang Selatan dan 120,10 derajat Bujur Timur.

Episenter Berjarak 52 Kilometer dari Labuan Bajo

Berdasarkan informasi awal BMKG, pusat gempa berada sekitar 52 kilometer di arah timur laut Labuan Bajo, NTT. Gempa tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Meriahkan 17 Agustusan Ayo Warga Bogor Buat Lomba Mewarnai Peta, Anak Diajak Kenal Indonesia

Dengan kedalaman tersebut, gempa tergolong relatif dangkal.

Namun, informasi mengenai dampak atau getaran yang dirasakan masyarakat masih dapat berubah seiring dengan pemutakhiran data.

Di akun X resminya, BMKG mengingatkan, informasi gempa yang dirilis pada tahap awal mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.

Karena itu, hasil pengolahan data awal belum sepenuhnya stabil dan masih mungkin mengalami perubahan.

Data Gempa Masih Dimutakhirkan

Masyarakat di sekitar wilayah Labuan Bajo dan daerah yang berdekatan diimbau, tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Pembaruan data dapat dilakukan setelah proses analisis dan pengolahan sinyal gempa semakin lengkap.

Hingga informasi awal ini disampaikan, data utama yang tercatat meliputi magnitudo 3,6, lokasi 52 kilometer timur laut Labuan Bajo, dan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Bansos Dobel Agustus 2026: PKH dan BPNT Cair Berdekatan, Beras 30 Kg Ikut Disalurkan

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.

Masyarakat disarankan tidak mudah percaya pada informasi yang belum berasal dari sumber resmi. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
ntt labuan bajo gempa bmkg