BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Sejumlah Perairan Diminta Waspada

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi yang diperingatkan oleh BMKG. Foto: Laman Easy Planet Travel
Ilustrasi gelombang tinggi yang diperingatkan oleh BMKG. Foto: Laman Easy Planet Travel

RADAR BOGOR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 18–21 Agustus 2026.

Gelombang tinggi diperkirakan BMKG berada di kisaran 1,25 hingga 4 meter. Kondisi tersebut dipengaruhi pola angin yang cukup kencang di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

BMKG menjelaskan, angin di wilayah utara ekuator umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–25 knot. Sementara di selatan ekuator, angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan yang relatif sama.

Baca Juga: AC Milan Berpeluang Bajak Nico Gonzalez dari Juventus

“Potensi kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, dan Laut Arafuru,” tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa, 18 Agustus 2026.

Gelombang 1,25–2,5 Meter Mengintai Sejumlah Perairan

BMKG memperkirakan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Sumbawa, Laut Flores, Laut Sulawesi, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Seram, hingga Laut Arafuru.

Potensi gelombang dengan ketinggian lebih besar, yakni 2,5–4 meter, diperkirakan terjadi di sejumlah perairan terbuka.

Baca Juga: Nilai DMS MyASN Naik? Ini Cara ASN Agar Skornya Maksimal

Wilayah tersebut mencakup Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Lampung, hingga perairan selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nelayan dan Pengguna Transportasi Laut Diminta Waspada

BMKG mengingatkan kondisi gelombang tinggi tersebut dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas.

Kewaspadaan khusus diperlukan bagi perahu nelayan saat kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter.

Baca Juga: Situ Burangkeng di Setu Bekasi, Tempat Santai Adem dengan Suasana Asri

Sementara itu, kapal tongkang perlu mewaspadai angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter. Untuk kapal feri, risiko meningkat ketika angin melebihi 21 knot dan gelombang mencapai lebih dari 2,5 meter.

Adapun kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar perlu memperhatikan kondisi ketika kecepatan angin melampaui 27 knot dan tinggi gelombang lebih dari 4 meter.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir agar tetap berhati-hati selama periode potensi gelombang tinggi tersebut.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
peringatan perairan gelombang tinggi bmkg