RADAR BOGOR – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas transportasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta bahkan harus menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu akibat aktivitas vulkanik tersebut.
Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta kini diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.
Perpanjangan waktu penghentian operasional dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi yang berkembang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Branch Communication Bandara Soekarno-Hatta, Aziz Harahap, membenarkan adanya perpanjangan penutupan sementara tersebut. “Penutupan sementara diperpanjang sampai pukul 09.30 WIB,” ujar Aziz.
Di sisi lain, aktivitas perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta hingga saat ini masih berjalan normal.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bogor Tiga Kali Kena KPK Apakah Ini Kualat
KAI terus meningkatkan pemantauan terhadap jalur kereta api dan kondisi stasiun setelah terjadinya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu 6 September 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan terkini, operasional kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berlangsung dengan aman dan lancar sesuai ketentuan operasional yang berlaku.
Sebaran abu vulkanik yang terpantau di sejumlah kawasan juga belum memberikan dampak terhadap keselamatan maupun kelancaran perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya telah menempatkan dan menyiagakan petugas di berbagai titik, baik di stasiun maupun sepanjang lintasan kereta api.
Petugas tersebut melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan kondisi tetap aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi akibat pergerakan abu vulkanik.
Menurut Franoto, keselamatan seluruh perjalanan kereta api menjadi perhatian utama KAI dalam menghadapi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Kami menempatkan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama. Hingga saat ini, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berlangsung aman dan lancar. Petugas terus melakukan pemeriksaan terhadap jalur, kondisi stasiun, termasuk jarak pandang masinis selama perjalanan,” katanya.
KAI Daop 1 Jakarta juga terus menjalin koordinasi dengan instansi terkait untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau serta arah dan pergerakan sebaran abu vulkanik.
Apabila kondisi di lapangan mengalami perubahan dan berpotensi memengaruhi operasional perjalanan kereta api, KAI memastikan akan segera mengambil langkah penanganan sesuai standar dan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: BMW M2 G87 Improvement Punya Tenaga 480 HP, Intip Spesifikasi dan Fitur Canggihnya
Franoto pun meminta masyarakat, khususnya pelanggan kereta api, untuk tetap tenang dan tidak khawatir dalam menggunakan layanan transportasi kereta api.
Ia menegaskan bahwa KAI terus melakukan pengawasan secara intensif dan akan menjadikan keselamatan pelanggan, petugas, serta perjalanan kereta api sebagai pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional.
“Masyarakat tidak perlu merasa khawatir. Kondisi terus kami pantau secara intensif dan keselamatan penumpang, petugas, serta perjalanan kereta api akan selalu menjadi prioritas dalam setiap keputusan operasional,” pungkasnya. (fat)
Editor : Yosep Awaludin