566 Siswa Indonesia hingga Malaysia Ikuti Jambore Nusantara SASS 3 di Lereng Merbabu

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB
Jambore Nusantara SASS 3. Foto: Dok panitia
Jambore Nusantara SASS 3. Foto: Dok panitia

RADAR BOGOR – Sebanyak 566 siswa jenjang SD dan SMP dari Indonesia dan Malaysia mengikuti Jambore Nusantara SASS 3 yang digelar pada 14–17 September 2026 di Spekta Merbabu, Magelang.

Mengangkat tema “Survival Mentality Building”, Jambore Nusantara SASS 3 ini diikuti 34 sekolah alam dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Aceh hingga Kalimantan. Selain itu, terdapat enam sekolah asal Malaysia yang tergabung dalam Kadet Remaja Sekolah Musleh.

Kehadiran peserta dari berbagai wilayah dan negara membuat Jambore Nusantara SASS 3 tidak sekadar menjadi ajang perkemahan atau kegiatan kepramukaan. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, membangun persahabatan, serta belajar mengenal keberagaman budaya.

Baca Juga: Penambahan 4,3 Juta KPM Bansos Baru, Cek NIK KTP Rapel PKH BPNT Cair Jutaan Rupiah

Alam Terbuka Jadi Ruang Pembelajaran

Jambore Nusantara SASS 3 dirancang menggunakan pendekatan experiential learning.

Melalui metode tersebut, alam terbuka dimanfaatkan sebagai ruang belajar bagi para peserta untuk menghadapi tantangan secara langsung.

Berbagai aktivitas yang diberikan diarahkan untuk membangun keberanian, melatih kemandirian, mengembangkan kemampuan bekerja sama, sekaligus memperkuat ketahanan mental siswa.

Baca Juga: Jangan Asal Reset ECU, Engine Flush hingga Gurah Mesin, Ini Tips yang Perlu Dipahami Pemilik Motor

Ketua Jaringan Sekolah Alam Nusantara sekaligus Ketua Panitia Jambore Nusantara SASS 3, Husnan, mengatakan setiap peserta memiliki peluang untuk menjadi juara dengan mengembangkan potensi terbaik dalam dirinya.

“Setiap kita berpeluang menjadi seorang juara. Namun juara yang sesungguhnya adalah dia yang mengeluarkan potensinya untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Saat itulah kita semua menjadi juara,” ujar Husnan.

Ia juga mengibaratkan perjalanan peserta di Gunung Merbabu sebagai simbol perjuangan dalam kehidupan.

Baca Juga: Buka Studio Foto Ilegal di Tangerang, 6 WN China Dideportasi

“Jika saat ini kita baru berada di kaki Gunung Merbabu, maka bercita-citalah setinggi puncak Gunung Merbabu. Itulah simbolisasi dari menjadi juara dalam kehidupan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Latih Fisik, Mental, dan Kemampuan Bekerja Sama

Selama empat hari pelaksanaan, para siswa akan mengikuti berbagai kegiatan yang mengasah kemampuan fisik dan mental.

Tantangan yang diberikan tidak hanya berfokus pada kemampuan bertahan hidup, tetapi juga melatih peserta mengambil keputusan, memecahkan masalah, mengelola diri, serta saling mendukung dalam kelompok.

Baca Juga: Bukan Cuma Kerja Keras, Ada Rahasia Sukses Sebelum Usia 30 Tahun

Dalam kegiatan tersebut, alam terbuka diposisikan sebagai laboratorium kehidupan. Para siswa diajak memahami bahwa setiap tantangan membutuhkan keberanian, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap orang lain.

Peserta juga belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu. Kerja sama dan sikap saling menjaga menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap rintangan.

Perkuat Persahabatan Indonesia-Malaysia

Kehadiran kontingen dari Malaysia turut memberikan warna tersendiri dalam Jambore Nusantara SASS 3.

Baca Juga: Inovasi Sosial dari Pongkor Mendunia, SS SUNDUNG ANTAM Raih Predikat EXCELLENT di IQPC 2026

Pertemuan siswa dari Indonesia dan Malaysia menjadi kesempatan untuk saling mengenal budaya, memperluas pertemanan, serta menemukan nilai-nilai positif yang dapat dipelajari bersama.

Melalui kegiatan ini, Jambore Nusantara SASS #3 diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kecakapan, tetapi juga mental tangguh, karakter kuat, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Sebab, kemampuan bertahan bukan satu-satunya tujuan dalam menghadapi kehidupan. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu terus melangkah, beradaptasi, saling menjaga, dan berkembang ketika menghadapi berbagai tantangan.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Jambore Nusantara indonesia malaysia