Banjir Bandang Terjang Kantor Bupati Solok, Jalur Padang-Solok Ditutup

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 10:38 WIB
Kondisi pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok, akses Padang - Solok ditutup. (Foto : tangkapan layar Instagram muamaraziz_official dan google)
Kondisi pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok, akses Padang - Solok ditutup. (Foto : tangkapan layar Instagram muamaraziz_official dan google)

RADAR BOGOR - Banjir bandang menerjang Kompleks Kantor Bupati Solok di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin 21 September 2026 malam.

Banjir membawa material lumpur, batu, dan kayu hingga menutup akses jalan yang menghubungkan Padang dan Solok.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq membenarkan penutupan jalur tersebut.

Polisi menutup akses Padang-Solok dari kedua arah sejak sekitar pukul 20.45 WIB untuk mengantisipasi risiko bagi pengguna jalan.

Banjir Bandang Terjadi Sekitar Pukul 20.00 WIB

Banjir bandang atau galodo mulai menerjang kawasan Arosuka sekitar pukul 20.00 WIB.

Arus air datang dengan membawa material dari hulu dan masuk ke kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok. 

Baca Juga: Liburan Edukatif di Bogor, Kuntum Farmfield Ajak Anak Kenal Hewan dan Dunia Pertanian

Sejumlah video yang beredar memperlihatkan material berupa lumpur, batu, dan kayu terbawa derasnya arus.

Endapan lumpur juga menutup sejumlah bagian kawasan terdampak.Material banjir turut menghambat mobilitas warga.

Sejumlah pengendara yang berada di sekitar lokasi memilih berhenti dan menunggu situasi kembali aman.

Tim Gabungan Bergerak Lakukan Penanganan

Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, pemadam kebakaran, dan tim SAR bergerak menuju kawasan terdampak setelah banjir menerjang.

Petugas melakukan penyisiran sekaligus memantau kondisi masyarakat di sekitar lokasi.

Arus air yang masih deras sempat menyulitkan petugas untuk memastikan kondisi seluruh kawasan terdampak.

Pada laporan awal, belum diketahui secara menyeluruh jumlah korban maupun kerugian akibat banjir bandang tersebut.

Namun, perkembangan terbaru dari BPBD Kabupaten Solok menyebut empat warga mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. 

Penutupan jalur Padang-Solok dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan karena material banjir dan longsor menutup akses. Kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas di kawasan terdampak.

Baca Juga: Spring of the Blade Hadirkan Xu Kai dan Zhou Ye, Catat Jadwalnya

Petugas masih melakukan pembersihan material dan penanganan di lapangan. Masyarakat yang hendak melintasi jalur Padang-Solok diimbau mengikuti arahan petugas dan menghindari kawasan yang terdampak banjir bandang.

Pemerintah daerah dan tim gabungan juga terus melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas umum, rumah warga, serta kebutuhan evakuasi masyarakat yang terdampak. (Fauzan Kaifah/MG)

Editor : Yosep Awaludin
Solok sumatera barat banjir bandang