Hati-hati Hoaks CPNS Daerah: BKN Ungkap Ciri-Ciri Tautan Palsu yang Wajib Dikenali

Khairunnisa RB • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:59 WIB
Ilustrasi peserta yang mengikuti tahapan seleksi CPNS 2026. (Foto: Pexels/Cup of Couple)
Ilustrasi peserta yang mengikuti tahapan seleksi CPNS 2026. (Foto: Pexels/Cup of Couple)

RADAR BOGOR – Daftar formasi CPNS daerah sering menjadi informasi yang paling banyak dicari calon pelamar. 

Tidak sedikit unggahan media sosial mencantumkan nama provinsi, kabupaten, kota, jabatan hingga jumlah kebutuhan yang disebut mencapai ribuan formasi.

Namun, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai daftar tersebut.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tunggu Formasi, Ini yang Perlu Disiapkan Calon Pelamar CPNS Daerah dari Sekarang

Badan Kepegawaian Negara telah mengingatkan masyarakat tentang informasi palsu mengenai pembukaan CPNS 2026. 

Dalam klarifikasinya pada 4 Juni 2026, BKN menyebut poster pembukaan CPNS 2026 yang beredar sebagai hoaks.

Menurut BKN, salah satu indikasi yang perlu diperhatikan adalah penggunaan tautan yang bukan merupakan domain resmi pemerintah serta narasi yang mendorong masyarakat segera mengklik tautan tertentu.

Baca Juga: Pemandian Leuweung Seureuh Karawang, Wisata Gratis Adem dengan Pemandangan Sawah Hijau

Peringatan tersebut menjadi penting karena proses rekrutmen ASN melibatkan data pribadi masyarakat dalam jumlah besar. 

Calon pelamar biasanya harus mengisi berbagai informasi pribadi dan mengunggah dokumen persyaratan.

Karena itu, tautan pendaftaran menjadi salah satu hal yang harus diperiksa secara serius.

Baca Juga: Chad Gilbert, Gitaris New Found Glory, Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun

Portal resmi SSCASN BKN merupakan salah satu kanal utama yang digunakan dalam proses seleksi ASN. 

Portal tersebut menyediakan informasi mengenai seleksi, formasi, dasar hukum, buku petunjuk dan layanan bantuan.

Masyarakat juga dapat mengecek pengumuman melalui website resmi instansi pemerintah yang membuka kebutuhan ASN.

Baca Juga: CPNS Daerah 2026 Kapan Dibuka? Ini Fakta Terbaru yang Wajib Diketahui Pelamar

Sementara itu, BKN pada Januari 2026 juga pernah menegaskan bahwa informasi rekrutmen ASN yang tidak muncul di kanal resmi pemerintah perlu diwaspadai.

BKN menekankan bahwa proses rekrutmen ASN dilakukan melalui mekanisme nasional yang terintegrasi.

Calon pelamar sebaiknya tidak membayar seseorang yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta. 

Baca Juga: Roster Timnas MLBB Indonesia di Asian Games 2026 Resmi Diumumkan, Ini Daftar Pemain dan Pelatihnya

Kelulusan seleksi harus mengikuti mekanisme yang ditetapkan dalam proses resmi.

Jika menemukan informasi CPNS yang mencurigakan, masyarakat dapat membandingkannya dengan informasi di BKN, Kementerian PANRB, SSCASN dan website resmi pemerintah daerah.***

Editor : Khairunnisa RB
Sumber : bkn.go.id
cpns daerah cpns asn daerah