BKN Ungkap 15 Kebijakan Pro-Karier ASN, Layanan Kenaikan Pangkat Capai Ratusan Ribu

Khairunnisa RB • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:06 WIB
Ilustrasi Seleksi CPNS 2026
Ilustrasi ASN

RADAR BOGOR - Manajemen karier PNS menjadi salah satu perhatian BKN pada 2026. 

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, BKN menyatakan tetap menjalankan berbagai program yang diarahkan untuk mempercepat layanan, mendukung pengembangan karier, dan memperkuat sistem merit.

Dalam rapat bersama Komisi II DPR RI pada 31 Agustus 2026, BKN menyampaikan telah menyediakan 15 kebijakan pro-karier ASN sepanjang 2026. 

Baca Juga: SKD Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai, 103.647 Peserta Berebut Formasi CPNS

Kebijakan tersebut mencakup kemudahan layanan karier, pengakuan gelar akademik dan profesi, kenaikan pangkat, hingga penghargaan bagi ASN berprestasi.

Salah satu kebijakan yang disebut adalah upaya mendekatkan ASN dengan keluarga dan domisili. 

Hingga saat informasi tersebut disampaikan, sebanyak 86 pegawai BKN telah dipindahkan ke unit kerja yang lebih dekat dengan keluarga dan domisilinya.

Baca Juga: Bikin Heboh! Kambing di Bogor Lahir Cuma dengan 3 Kaki, Begini Dugaan Penyebabnya

BKN juga mencatat volume layanan manajemen ASN yang cukup besar. 

Hingga 24 Agustus 2026, BKN telah memproses 487.038 layanan kenaikan pangkat, 370.155 usulan peremajaan data, dan 101.449 usulan pencantuman gelar.

Sementara itu, layanan ASN Digital tercatat telah memperoleh sekitar 1,49 miliar kunjungan. 

Baca Juga: Review Calista Cafe, Hidden Gem Baru dengan Rooftop Cantik di Bekasi

Angka tersebut menggambarkan semakin besarnya penggunaan layanan digital dalam pengelolaan administrasi kepegawaian.

Transformasi digital menjadi bagian penting dari pengelolaan ASN. 

Sistem Informasi ASN atau SIASN sendiri mencakup berbagai layanan, mulai dari perencanaan, perekrutan dan seleksi, pengembangan kapasitas, penilaian kinerja, promosi dan karier, hingga purna bakti.

Baca Juga: Nasib Tenaga Non-ASN Jadi Sorotan: Lebih dari 1,6 Juta Sudah Masuk Proses Seleksi PPPK

Bagi PNS pusat, digitalisasi tersebut dapat mempermudah proses administrasi yang sebelumnya memerlukan banyak dokumen dan tahapan manual.

Namun, digitalisasi juga menuntut pegawai dan pengelola kepegawaian memastikan data selalu akurat. 

Kesalahan data dapat berdampak pada berbagai layanan, termasuk kenaikan pangkat, pencantuman gelar, maupun pengembangan karier.

Baca Juga: Data 6,7 Juta ASN Disulap Jadi Ini, Transformasi Digital BKN Ubah Wajah Birokrasi

BKN menyatakan bahwa pada 2027, fokus transformasi akan dilanjutkan melalui digitalisasi manajemen ASN, penerapan sistem merit, pengawasan, pengembangan kompetensi, dan manajemen talenta.***

Editor : Khairunnisa RB
Sumber : bkn.go.id
asn aparatur sipil negara pns