RADAR BOGOR – Pemerintah memang telah mengumumkan kebutuhan CPNS pada 2026.
Namun, informasi ini perlu dibaca secara tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan calon pelamar CPNS daerah.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada Agustus 2026 mengumumkan pemerintah menyiapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan.
Baca Juga: BKN Ungkap 15 Kebijakan Pro-Karier ASN, Layanan Kenaikan Pangkat Capai Ratusan Ribu
Kebutuhan tersebut berasal dari sembilan instansi yang menaungi sekolah kedinasan.
Formasi tersebut mencakup 1.410 kebutuhan untuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 891 untuk sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan, 1.000 untuk PKN STAN, 50 untuk Politeknik Siber dan Sandi Negara, serta sejumlah formasi di sekolah kedinasan lainnya.
Totalnya mencapai 4.770 kebutuhan CPNS.
Baca Juga: SKD Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai, 103.647 Peserta Berebut Formasi CPNS
Namun, jalur sekolah kedinasan berbeda dengan pengadaan CPNS umum pemerintah daerah.
Karena itu, calon pelamar yang menemukan berita mengenai “4.770 formasi CPNS 2026” perlu membaca keterangan lengkapnya
Kementerian PANRB menyebut pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal SSCASN BKN. Seleksi Kompetensi Dasar menggunakan materi TWK, TIU dan TKP.
Baca Juga: NOSFEST x MBI Bogor Hadir di Pakansari 10 Oktober 2026, Tiketnya Sudah Bisa Diburu!
Informasi ini juga menjadi pengingat bahwa tidak semua pengumuman CPNS dapat diartikan sebagai pembukaan CPNS pemerintah daerah.
Untuk CPNS daerah, calon pelamar harus menunggu pengumuman resmi yang menyebut instansi pemerintah daerah dan rincian kebutuhan secara jelas.
Dengan demikian, masyarakat dapat membedakan antara CPNS melalui sekolah kedinasan dan CPNS umum pada pemerintah daerah.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : Kemenpan RB