Telkomsel Tutup Terpujilah GURU 2026, Enam Guru Terbaik Raih Penghargaan

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 11:31 WIB
Puncak Anugerah bagi para guru peserta terbaik di Jakarta pada Rabu 23 September 2026.
Puncak Anugerah bagi para guru peserta terbaik di Jakarta pada Rabu 23 September 2026.

RADAR BOGOR – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan terus berkembang.

Melalui program Terpujilah GURU 2026, Telkomsel mendorong para pendidik untuk memanfaatkan teknologi secara tepat guna mendukung pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai kebutuhan siswa.

Rangkaian program tersebut resmi berakhir melalui Puncak Anugerah Terpujilah GURU 2026 yang digelar di Jakarta pada Rabu, 23 September 2026.

Acara ini menjadi momentum pemberian penghargaan kepada para guru peserta terbaik yang telah mengikuti rangkaian pembelajaran dan pendampingan selama program berlangsung.

Sejak dimulai pada Mei 2026, Terpujilah GURU telah menjangkau lebih dari 3.800 guru jenjang SMA, SMK, dan MA.

Program tersebut digelar melalui roadshow di sejumlah daerah, yakni Kabupaten Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan, dan Batam, serta melalui pembelajaran secara daring.

Baca Juga: Wargi Bogor Mau Liburan, Ini 8 Rekomendasi Curug Tertinggi di Jawa Barat

Dari keseluruhan peserta, sebanyak 1.500 guru terpilih mengikuti tahapan program secara bertahap.

Proses tersebut dimulai dari seleksi, kemudian dilanjutkan dengan akademi daring yang diikuti 400 guru, pendampingan terhadap 80 guru, hingga pelatihan intensif secara luring bagi 12 finalis terbaik di Jakarta.

Kurikulum yang diterapkan dalam Terpujilah GURU 2026 disusun agar berbagai keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.

Para guru mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI yang berorientasi pada manusia, peningkatan produktivitas dan penyusunan instruksi AI, desain visual, produksi video, metode pembelajaran kreatif, hingga pengujian digital.

Tidak hanya mengikuti pelatihan, setiap peserta juga ditantang menghasilkan karya akhir berupa materi serta rancangan pembelajaran.

Karya tersebut dirancang agar dapat digunakan sekaligus dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan para guru menunjukkan kesiapan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan pembangunan kompetensi dasar peserta didik.

“Kami melihat Bapak dan Ibu guru sangat siap bertransformasi, tanpa meninggalkan pembangunan kompetensi dasar anak-anak kita," ujar Indrawan.

Menurutnya, perkembangan AI berlangsung sangat cepat dan teknologi tersebut berpotensi hadir dalam berbagai lini kehidupan.

Baca Juga: Wargi Bogor Mau Liburan, Ini 8 Rekomendasi Curug Tertinggi di Jawa Barat

Karena itu, diperlukan proses bersama untuk menguji sekaligus mempelajari penerapan AI, termasuk di bidang pendidikan, melalui program Terpujilah GURU.

"Dengan penerapan AI secara tepat di dunia pendidikan, kami berharap bisa melihat bangsa Indonesia mampu menyesuaikan diri dengan baik, mandiri, dan bersaing dengan bangsa lain, terutama dalam kecerdasan buatan,” ujarnya.

Enam Guru Terbaik Terpujilah GURU 2026

Pada tahap akhir program, 12 guru terbaik mendapat kesempatan mempresentasikan karya serta praktik pembelajaran yang telah mereka kembangkan selama mengikuti Terpujilah GURU 2026.

Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari proses pembelajaran, karya akhir yang dihasilkan, hingga penerapan hasil pembelajaran tersebut.

Dari proses tersebut, Telkomsel menetapkan enam peserta terbaik dengan perolehan skor tertinggi.

Berikut enam guru terbaik Terpujilah GURU 2026:

  1. Sofie Mellyani F. dari SMAN 4 Surabaya.
  2. Irvia Mariza dari SMAN 15 Bandung.
  3. Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon.
  4. A. Arief R. dari SMKN 1 Garut.
  5. Winda Risnawati dari SMAN 5 Pematangsiantar.
  6. Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah.

Salah satu peserta terbaik, Tressya Litaay, mengatakan perkembangan AI membuka peluang yang besar, termasuk bagi anak-anak yang berada di wilayah pedesaan.

Menurutnya, program yang digelar Telkomsel memberikan bekal kepada guru di daerah untuk lebih cermat dan kreatif dalam memanfaatkan AI sebagai bagian dari proses pembelajaran.

"Melalui program Telkomsel ini, kami para guru di daerah diajarkan untuk jeli memanfaatkan AI guna menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga mereka siap menghadapi masa depan,” tuturnya.

Baca Juga: Paddle Board di Situ Gede Bogor Mulai Rp50 Ribu, Bisa Main di Atas Air Sambil Foto-Foto

Sementara itu, peserta terbaik lainnya, A. Arief R., mengungkapkan perubahan yang dirasakannya setelah mengikuti program Terpujilah GURU.

Sebagai guru senior, ia mengaku ingin terus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dari generasi muda yang semakin dekat dengan AI.

“Sebagai guru senior, saya tidak ingin tertinggal dari generasi muda yang sangat akrab dengan AI," ungkapnya.

"Program ini mengubah cara saya mengajar secara drastis dari yang tadinya berpusat di papan tulis dan pasif, kini menjadi pembelajaran yang aktif, berbasis pemikiran komputasional, dan penuh tantangan kreatif yang disukai anak-anak," katanya.

Kemendikdasmen Apresiasi Program Terpujilah GURU

Dukungan terhadap pengembangan kompetensi guru melalui pemanfaatan AI juga disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Nunuk Suryani.

Ia mengatakan, di tengah kesibukan guru dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada peserta didik, masih terdapat semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi sepanjang hayat.

Menurut Nunuk, Terpujilah GURU memberikan ruang yang luas kepada para guru untuk menunjukkan sekaligus mengembangkan kompetensinya.

Terlebih, salah satu fokus utama program tersebut adalah pemanfaatan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu dalam kegiatan mengajar.

"Kami sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh Telkomsel dan berharap para guru terbaik ini dapat berkontribusi lebih jauh dalam program-program yang berkaitan dengan coding dan kecerdasan artifisial," ujarnya.

Untuk memperluas manfaat program, para peserta Terpujilah GURU juga terhubung dalam jejaring alumni EduCreator.

Jejaring tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk saling berbagi materi, pengalaman, serta praktik pembelajaran yang telah diterapkan.

Baca Juga: Sate Padang Rang Sulayan di Bogor, Kuah Kuning Khas Padang Panjang Cuma Rp25 Ribu

Dengan adanya jejaring tersebut, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama program diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat menjangkau lebih banyak guru dan siswa di berbagai daerah.

Informasi lebih lanjut mengenai program Terpujilah GURU dapat diakses melalui terpujilahguru.id. (***)

Editor : Yosep Awaludin
kecerdasan buatan guru telkomsel