Siap-Siap, BKN Rombak Total Manajemen 6,7 Juta ASN di Tahun 2027

Khairunnisa RB • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 18:19 WIB
Ilustrasi ASN. Foto: Pemkab Tasikmalaya
Ilustrasi ASN. Foto: Pemkab Tasikmalaya

RADAR BOGOR - Badan Kepegawaian Negara menyiapkan perubahan besar dalam pembinaan manajemen ASN pada 2027.

BKN menyampaikan rencana pembinaan manajemen ASN secara terintegrasi terhadap 643 instansi pemerintah.

Kebijakan tersebut berkaitan dengan jumlah ASN nasional yang saat ini mencapai sekitar 6,7 juta orang.

Baca Juga: Motor Vario Sering Mati dan Susah Nyala? Warga Bogor Perlu Cek Busi, Tampilannya Bisa Menipu

Pembinaan akan mencakup sejumlah aspek penting dalam perjalanan karier ASN.

Di antaranya manajemen talenta, pengembangan karier, pengelolaan kinerja, pengembangan kompetensi, budaya kerja, penghargaan dan pengakuan, disiplin, pemberhentian, serta digitalisasi manajemen ASN.

BKN juga memasukkan fleksibilitas kerja dan penerapan kebijakan BKN ProASN dalam agenda pembinaan.

Baca Juga: Aki Motor Baru Cepat Jebol? Warga Bogor Perlu Cek Sistem Pengisian, Bisa Jadi Spul Belum Full-Wave

Tujuannya adalah agar pengelolaan ASN tidak berjalan sendiri-sendiri di setiap instansi.

Sistem yang lebih terintegrasi diharapkan membuat kebijakan manajemen ASN dapat diterapkan secara lebih konsisten.

Selain pembinaan SDM, BKN juga menyiapkan penguatan infrastruktur digital.

Baca Juga: Update TPG Setember 2026: Arti Kode 07, 08, 13, dan 29 di Tampilan Baru Info GTK

Salah satunya adalah digitalisasi arsip kepegawaian, termasuk pengalihan arsip fisik menjadi arsip digital.

BKN juga merencanakan pengembangan pusat data melalui penambahan kapasitas server dan storage serta peningkatan keamanan sistem.

Data per 1 September 2026 menunjukkan aktivasi Multi-Factor Authentication atau MFA telah mencapai 96,91 persen, sementara Indeks Kualitas Data ASN nasional mencapai 92,38 persen.

Baca Juga: Alhamdulillah, Cabor Angkat Besi Sumbang Emas Kedua Bagi Indonesia, Catatkan Rekor Dunia Terbaru

BKN menyampaikan agenda tersebut sebagai bagian dari arah kebijakan dan program kerja tahun 2027.

Dengan demikian, tahun 2027 diproyeksikan menjadi periode lanjutan dari proses digitalisasi dan integrasi manajemen ASN.***

Editor : Khairunnisa RB
Sumber : bkn.go.id
asn aparatur sipil negara pns