RADAR BOGOR - Rangkaian Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 kini memasuki tahap pelaksanaan SKD CAT BKN.
Bagi peserta Poltekpin, fase tersebut menjadi salah satu pintu menuju seleksi lanjutan, termasuk tes kesamaptaan.
BKN menyatakan SKD Sekolah Kedinasan 2026 berlangsung mulai 22 September hingga 7 Oktober 2026.
Baca Juga: Kementerian Imipas Telusuri Temuan Foto Diduga Jimmy Masrin di Lapas Cibinong Bogor
Setelah SKD, seleksi lanjutan non-CAT dijadwalkan pada 11–28 Oktober 2026.
Dalam konteks Poltekpin, portal resmi mencantumkan tes kesamaptaan sebagai bagian dari seleksi lanjutan.
Materi yang disebut secara resmi adalah:
Baca Juga: Cuma Modal Telur dan Saus Bolognese, Resep ala Chef Devina Ini Bikin Menu Rumahan Naik Kelas
Lari
Pull-up
Push-up
Sit-up
Shuttle run
Daftar tersebut dapat menjadi panduan awal bagi peserta untuk memetakan persiapan.
Baca Juga: 18 Hektar Tanah di Kampung Adat Urug Sukajaya Bogor Kini Punya Legalitas
Peserta yang selama ini lebih banyak belajar soal SKD dapat mulai memberikan perhatian terhadap kondisi fisik.
Namun latihan tidak perlu dilakukan secara ekstrem.
Persiapan dapat dimulai dari latihan ringan dan kemudian ditingkatkan secara bertahap.
Baca Juga: Mobil LCGC Disebut Gampang Rusak? Warga Bogor Perlu Tahu Penyebab dan Kelemahannya
Kemampuan lari dapat dibangun melalui latihan rutin dengan intensitas yang disesuaikan kemampuan.
Latihan kekuatan dapat dilakukan untuk mendukung push-up dan pull-up.
Latihan otot inti dapat menjadi bagian persiapan sit-up.
Baca Juga: Aturan Baru Jabatan Fungsional ASN Dosen Resmi Berlaku, Ini Dampaknya
Sementara latihan perubahan arah dan akselerasi dapat digunakan untuk mendukung kemampuan shuttle run.
Peserta juga perlu mempelajari teknik gerakan. Hal ini penting karena dalam tes fisik, cara melakukan gerakan dapat menjadi bagian dari ketentuan penilaian.
Tetapi jangan sampai persiapan fisik justru mengganggu tahapan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Kondisi Beda Saat Diperiksa Ulang, Kementerian Imipas Usut Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Bogor
Bagi peserta yang masih menjalani SKD, fokus utama tetap mengikuti jadwal dan ketentuan ujian.
Poltekpin pada 21 September 2026 mengingatkan peserta SKD untuk mencetak kartu ujian melalui akun SSCASN serta memastikan seluruh informasi di kartu telah diperiksa.
Setelah itu, peserta perlu memantau pengumuman seleksi berikutnya.
Baca Juga: Jangan Asal Beli Mobil Bekas Suzuki, 4 Model Ini Perlu Dicermati Warga Bogor
BKN juga mengingatkan peserta untuk tidak mempercayai pihak yang menjanjikan dapat membantu atau memengaruhi hasil seleksi.
Sistem CAT digunakan untuk mendukung proses yang objektif, dan peserta diminta mengandalkan kemampuan sendiri.
Hal yang sama berlaku pada persiapan tes fisik.
Baca Juga: Strategi Menjawab Soal Kecukupan Data TIU SKD Sekolah Kedinasan 2026 dengan Cepat
Tidak ada jalan pintas untuk membangun kebugaran dalam waktu singkat.
Latihan konsisten dan persiapan yang terukur lebih relevan dibanding mengejar hasil secara mendadak.
Yang juga perlu dicatat, jadwal nasional seleksi tidak otomatis menjadi jadwal spesifik tes fisik Poltekpin.
Baca Juga: Aki Motor Baru Cepat Jebol? Warga Bogor Perlu Cek Sistem Pengisian, Bisa Jadi Spul Belum Full-Wave
Seleksi lanjutan ditentukan oleh instansi masing-masing.
Karena itu, peserta wajib memantau pengumuman resmi Poltekpin untuk tanggal, lokasi, tata tertib, dan petunjuk teknis yang berlaku.
Bagi calon mahasiswa Poltekpin, persiapan terbaik saat ini adalah menjaga keseimbangan antara akademik, kesehatan, kebugaran, dan ketelitian mengikuti informasi resmi.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : POLTEKPIN – Portal Seleksi 2026