Kontak Senjata Pecah di Intan Jaya, Empat Anggota TPNPB-OPM Berhasil Dilumpuhkan

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 09:05 WIB
Sjumlah perlengkapan yang diduga milik kelompok bersenjata usai kontak senjata di Distrik Agisiga. (Foto: TNI for Radar Bogor)
Sjumlah perlengkapan yang diduga milik kelompok bersenjata usai kontak senjata di Distrik Agisiga. (Foto: TNI for Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kontak senjata antara Satgas Mobile Yonif 315/Garuda dan kelompok bersenjata TPNPB-OPM terjadi di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat 25 September 2026.

Dalam peristiwa tersebut, empat anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas. Informasi itu disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Mobile Yonif 315/Garuda, Letkol Inf Ilham.

Ilham menjelaskan, peristiwa bermula ketika personel TNI mendeteksi pergerakan kelompok bersenjata yang dipimpin Daniel Aibon Kogoya melalui pemantauan pesawat nirawak atau drone.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, personel Yonif 315/Garuda bergerak menuju lokasi untuk mencegah kelompok itu mendekati kawasan permukiman warga.

Kontak senjata kemudian terjadi antara kedua pihak. Menurut Ilham, empat anggota kelompok tersebut tewas, sedangkan anggota lainnya melarikan diri ke kawasan hutan.

"Sementara itu, seluruh prajurit TNI yang terlibat dalam kontak senjata dilaporkan dalam kondisi selamat," jelas Ilham.

Baca Juga: Godzilla Minus Zero Siap Mengguncang Bioskop, Lanjutkan Kisah Dua Tahun Setelah Minus One

Setelah kontak senjata, personel TNI melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dari kegiatan tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata.

Barang yang diamankan meliputi satu pucuk senapan serbu SS2 V4 beserta puluhan munisi, satu senjata modifikasi, lima busur panah, enam parang panjang, tiga bilah pisau, enam unit telepon seluler, serta satu lembar bendera Bintang Kejora.

Satgas Mobile Yonif 315/Garuda menyatakan akan terus melaksanakan tugas pengamanan bersama unsur TNI lainnya di wilayah Papua Tengah.

"Keberhasilan tersebut menunjukkan kesiapsiagaan personel TNI dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat di wilayah penugasan," ungkap Ilham.

Satgas Mobile Yonif 315/Garuda bersama unsur TNI lainnya akan terus melaksanakan tugas secara profesional dan terukur guna menciptakan kondisi keamanan yang kondusif bagi masyarakat di wilayah Papua Tengah. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
kontak senjata Papua Tengah Yonif 315/Garuda