RADAR BOGOR - Banyak calon peserta sekolah kedinasan memusatkan perhatian pada Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.
Hal tersebut wajar karena SKD menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi.
Namun bagi peserta Poltekpin, perjalanan seleksi tidak berhenti pada ujian berbasis komputer.
Baca Juga: 5 Taman Gratis di Jakarta untuk Liburan Akhir Pekan, Ada yang Buka 24 Jam
Setelah tahapan SKD, terdapat seleksi lanjutan yang ditetapkan oleh instansi.
Dalam rangkaian seleksi Poltekpin, salah satu tahapannya adalah tes kesamaptaan.
Materi yang tercantum secara resmi terdiri dari lari, pull-up, push-up, sit-up, dan shuttle run.
Baca Juga: Cara Daftar Bansos Digital di Perlinsos.kemensos.go.id, Bisa Mandiri atau Lewat Agen
Kondisi ini membuat persiapan calon peserta perlu dilakukan secara seimbang.
Belajar untuk SKD penting, tetapi menjaga kebugaran juga tidak kalah penting.
Latihan fisik sebaiknya tidak dilakukan secara mendadak.
Baca Juga: Tes Kesamaptaan Poltekpin 2026 Makin Dekat, Peserta Wajib Kenali Lima Materi Ini Sebelum Hari H
Kemampuan daya tahan dan kekuatan membutuhkan proses.
Peserta dapat membuat jadwal latihan sederhana dengan intensitas yang meningkat secara bertahap.
Calon peserta juga perlu menghindari kesalahan umum berupa latihan berlebihan menjelang tes.
Baca Juga: Airu Ramen Sentul Bogor Hadirkan Menu Baru, Nikudon dan Nikuramen Diskon Saat Launching
Latihan yang terlalu berat tanpa waktu pemulihan justru dapat membuat tubuh kelelahan atau meningkatkan risiko cedera.
Selain itu, peserta harus membedakan informasi resmi dengan tips yang dibuat berdasarkan pengalaman peserta tahun sebelumnya.
Ketentuan seleksi dapat berubah. Oleh sebab itu, informasi mengenai standar penilaian, tata cara pelaksanaan, jadwal, maupun lokasi harus mengacu pada pengumuman terbaru dari Poltekpin.
Baca Juga: PNS Pusat Kini Punya Lebih Banyak Periode Kenaikan Pangkat, Apa yang Berubah?
BKN sendiri telah menetapkan rangkaian jadwal Sekolah Kedinasan 2026, termasuk pelaksanaan SKD dan periode seleksi lanjutan.
Dengan memahami seluruh tahapan sejak awal, peserta dapat menyusun strategi persiapan yang lebih teratur tanpa mengabaikan salah satu aspek seleksi.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : POLTEKPIN – Portal Seleksi 2026