Gempa M 4,4 Guncang Bayah Banten Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Palabuhan Ratu

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 09:13 WIB
Peta lokasi gempa bumi M 4,4 yang mengguncang wilayah Bayah, Banten, Rabu 30 Septembe 2026 pagi. Megnitudo sempat tercatat 4,6. (Foto : BMKG)
Peta lokasi gempa bumi M 4,4 yang mengguncang wilayah Bayah, Banten, Rabu 30 Septembe 2026 pagi. Megnitudo sempat tercatat 4,6. (Foto : BMKG)

RADAR BOGOR - Wilayah Bayah, Banten dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu  30 September 2026 pukul 08.33 WIB.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki Magnitudo 4,4.

BMKG mencatat episenter gempa bumi berada pada koordinat 7,28 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,14 derajat Bujur Timur (BT).

Lokasi tersebut berada di laut, sekitar 40 kilometer barat daya Bayah, Banten, dengan kedalaman 26 kilometer.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.

Getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah Banten dan Jawa Barat. Di Ciracap, Bayah, Jampang Kulon, dan Cisolok, gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI.

Baca Juga: Honda Dream NCX125 Emerald 2027 Meluncur, Motor Bebek Klasik Makin Mewah

Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.

Sementara itu, wilayah Kabandungan merasakan gempa dengan intensitas II–III MMI.

Gempa juga dirasakan di Palabuhan Ratu, Surade, Cibadak, Takokak, dan Waluran dengan skala intensitas II MMI.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung terlihat bergoyang.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga informasi tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa M 4,4 yang berpusat di laut tersebut.

BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.

Hingga pukul 08.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

Baca Juga: SBR015 Dibuka, Investasi Mulai Rp1 Juta dengan Kupon hingga 6,85 Persen

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG  (http://www.bmkg.go.id ). (Fauzan Kaifah/MG)

Editor : Yosep Awaludin
gempa bumi Banten bmkg