RADAR BOGOR - Peta kebutuhan dokter ASN ternyata jauh lebih luas dibandingkan sekadar rumah sakit besar di Pulau Jawa.
Dalam data resmi formasi CPNS Kementerian Kesehatan tahun 2024, kebutuhan dokter tercatat di berbagai rumah sakit pemerintah di sejumlah wilayah Indonesia.
Bahkan beberapa rumah sakit di luar Jawa memiliki kebutuhan dokter spesialis dalam jumlah yang cukup besar.
Baca Juga: Lawan Bangladesh Wajib Menang Banyak, Ini Prediksi Line Up Timnas Indonesia dan Head to Head
Rumah Sakit Jayapura, misalnya, tercatat memiliki kebutuhan dokter spesialis neurologi sebanyak 20 formasi dalam daftar tersebut.
Ada pula kebutuhan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, anestesiologi dan terapi intensif, mata, dermatologi dan venereologi, bedah anak, serta obstetri dan ginekologi.
Rumah Sakit Makassar juga tercatat memiliki kebutuhan dokter dalam berbagai bidang.
Baca Juga: TPG September 2026 Fix Cair Hari Ini? Cek Alur SP2D hingga Portal Baru Info GTK
Di antaranya penyakit dalam, jantung dan pembuluh darah, neurologi, anak, anestesiologi, radiologi, obstetri dan ginekologi, bedah saraf, urologi, serta beberapa spesialisasi lainnya.
Sementara di Surabaya, data kebutuhan tersebut mencantumkan antara lain dokter spesialis penyakit dalam, neurologi, bedah umum, dan sejumlah bidang spesialis lainnya.
Kondisi ini memperlihatkan satu hal penting: kebutuhan dokter pemerintah tidak hanya berkaitan dengan jumlah dokter secara nasional, tetapi juga dengan kesenjangan antara lokasi dokter dan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Bukan Cuma Administrasi, Jurusan Spesifik Ini Punya Peluang Besar di CPNS
Masalah distribusi menjadi semakin penting ketika fasilitas kesehatan di suatu wilayah telah tersedia, tetapi tenaga dokter spesialis belum mencukupi.
Karena itulah pemerintah tidak hanya perlu memperhatikan proses penerimaan ASN, tetapi juga bagaimana dokter dapat bertahan dan berkembang di daerah tempat mereka ditugaskan.
Kebijakan insentif daerah terpencil yang disampaikan Kementerian Kesehatan pada 2026 menjadi salah satu contoh pendekatan tersebut.
Baca Juga: Update Cek Bansos Tahap 4, Arti Status Aktif DTSEN dan Ciri Data KPM Aman
Pemerintah menyatakan insentif tambahan hingga Rp30 juta per bulan disiapkan untuk dokter spesialis yang bersedia bertugas di daerah terpencil.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : kemenkes.go.id