RADAR BOGOR - Hatta Rajasa mengungkap, cerita di balik penunjukannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Ia mengaku, baru mendapat tawaran tersebut sekitar dua hari sebelum dirinya dijadwalkan dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Hatta tiba di Kompleks Istana Kepresidenan menjelang agenda pelantikan Wantimpres.
Kepada wartawan, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu membenarkan, dirinya mendapat tawaran untuk mengisi posisi tersebut.
Baca Juga: Rocky Gerung Tiba di Istana Jelang Pelantikan Watimpres, Sebut Radical Break
Menurut Hatta, informasi mengenai tawaran itu pertama kali disampaikan melalui telepon oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Komunikasi tersebut berlangsung sekitar dua hari sebelum pelantikan.
"Sebetulnya saya ditelepon Mensesneg. Itu dua hari yang lalu, menyampaikan pesan Presiden apakah bersedia di Wantimpres," kata Hatta.
Hatta Sebut Tawaran Datang Mendadak
Hatta mengatakan, dirinya menerima tawaran tersebut sebagai bagian dari pengabdian kepada negara.
Ia pun menyatakan, kesediaannya menjalankan amanah yang diberikan kepadanya.
"Insyaallah, pengabdian kepada negara ini kan," ujarnya.
Setelah menerima tawaran tersebut, Hatta kemudian mendapat kabar lanjutan mengenai agenda pelantikan.
Kali ini, informasi disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Hatta menyebut dirinya ditelepon Seskab pada Jumat pagi.
Baca Juga: Sarjana Pendidikan Tidak Hanya Jadi Guru, Ini Formasi CPNS 2027 yang Bisa Didaftar
Dalam komunikasi itu, ia diberi tahu mengenai pelantikan yang akan berlangsung pada hari yang sama.
"Lalu tadi pagi saya ditelepon Seskab, Pak Tedi, untuk pelantikan hari ini," tutur Hatta.
Hatta Rajasa Masuk Jajaran Wantimpres
Kehadiran Hatta di Istana pada Jumat siang memperkuat informasi mengenai penunjukannya sebagai Wakil Ketua Wantimpres.
Sebelumnya, sejumlah tokoh juga telah berdatangan ke Istana menjelang pelantikan jajaran Wantimpres.
Hatta disebut akan mendampingi Pratikno yang dijadwalkan mengisi posisi Ketua Wantimpres.
Sejumlah nama lain juga dikabarkan masuk dalam jajaran lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden tersebut.
Dengan pelantikan tersebut, Hatta kembali mendapat peran dalam pemerintahan setelah sebelumnya menduduki sejumlah posisi menteri pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim