RADAR BOGOR - Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 menjadi salah satu agenda pengadaan ASN yang menarik perhatian karena jumlah pesertanya mencapai lebih dari seratus ribu orang.
BKN mencatat sebanyak 118.432 peserta mengikuti seleksi kompetensi calon guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat Kementerian Sosial.
Seleksi dilaksanakan menggunakan Computer Assisted Test atau CAT BKN pada 17–31 Juli 2026.
Baca Juga: Kekurangan Kebutuhan Susu, Ahmad Muzani Dorong Peternak Sapi Swasembada Susu
Seleksi tersebut dilaksanakan di 42 titik lokasi, yang terdiri atas 35 titik lokasi BKN dan tujuh lokasi mandiri instansi.
Penggunaan CAT BKN menjadi bagian penting dalam pelaksanaan seleksi karena peserta dinilai menggunakan sistem terkomputerisasi.
BKN juga menerapkan mekanisme live score CAT, sehingga hasil ujian dapat dipantau secara langsung oleh peserta.
Baca Juga: Pernyataan Teja Paku Alam Jelang Persib vs Port FC di Shopee Cup 2026
Menurut BKN, mekanisme tersebut dirancang untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas proses seleksi.
Seleksi PPPK Sekolah Rakyat juga memiliki arti strategis karena tenaga yang direkrut akan menjadi bagian dari pengelolaan program pendidikan tersebut.
Dalam kunjungannya ke lokasi seleksi di Kendari, Kepala BKN menyampaikan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat berkaitan dengan ketersediaan guru, kepala sekolah, wali asuh, serta tenaga nonkependidikan yang mampu bekerja secara profesional dan berkelanjutan.
Baca Juga: Delegasi IMSO ke-23 dari 23 Negara Kunjungi Yayasan An Nashr di Parung Bogor
Bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan PPPK 2026, proses ini menunjukkan bahwa pengadaan PPPK dapat berlangsung secara spesifik berdasarkan kebutuhan program dan instansi.
Dengan kata lain, informasi mengenai PPPK tidak selalu berarti satu seleksi nasional yang berlangsung serentak untuksemua jabatan.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : bkn.go.id