RADAR BOGOR - Penentuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis kini ditegaskan sepenuhnya berbasis sistem.
Kepala BGN Sudaryono dalam unggahan terbaru YouTube Sudaryono menyampaikan bahwa tidak ada pihak mana pun yang diberi wewenang untuk menentukan lokasi dapur.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan pungutan. Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Nyaman Kerja di Balik Layar, Cek 10 Jurusan Kuliah Idaman Perempuan Introvert
Penentuan Dapur SPPG Berdasarkan Database
Menurut Sudaryono, keputusan tentang dapur SPPG mana yang dibuka lebih dulu dan mana yang menyusul tidak ditentukan oleh orang per orang.
Penentuan dilakukan oleh sistem, berdasarkan database yang dimiliki BGN. Dengan mekanisme ini, urutan pembukaan dapur mengikuti data, bukan kedekatan atau pengaruh pihak tertentu.
Baca Juga: Kontrak PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Ini Surat Edaran Mendagri Terbaru
Sudaryono menegaskan bahwa BGN tidak memberikan otorisasi kepada siapa pun dalam urusan ini. Pernyataan itu mencakup tiga hal:
- Tidak ada asosiasi yang diberi wewenang menentukan dapur SPPG.
- Tidak ada pribadi atau perorangan yang diberi wewenang serupa.
- Tidak ada pihak yang berhak bertindak atas nama BGN untuk urusan penetapan dapur.
Baca Juga: Sekolah Swasta Berpotensi Dapat Perhatian Pemerintah dari Guru hingga Pendidikan Gratis
Waspada Oknum yang Mengatasnamakan Pimpinan BGN
Sudaryono mengingatkan bahwa mungkin ada oknum yang mengatasnamakan dirinya atau pimpinan BGN lalu melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, termasuk pungutan.
Tindakan semacam itu tidak sesuai dengan ketentuan dan tidak berasal dari BGN.
Ia mengulang pesannya bahwa semua kebijakan dan informasi resmi berasal dari BGN. Pihak BGN juga akan melakukan verifikasi terhadap seluruh proses ini.
Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Harap Kajian Ombudsman RI Berbasis Fakta
Apa yang Perlu Dilakukan Masyarakat dan Calon Mitra?
Jangan membayar uang kepada pihak mana pun yang menjanjikan dapur SPPG bisa dibuka atau diprioritaskan.
Abaikan klaim dari pihak yang mengaku memiliki wewenang atau kedekatan dengan pimpinan BGN.
Pastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BGN.
Baca Juga: Uji Coba MBG Prasmanan di Kota Bogor Bakal Diperluas, Dapur Ditunjuk langsung BGN
Laporkan kepada pihak berwenang atau BGN jika menemukan indikasi pungutan liar atau pencatutan nama.
Penentuan dapur SPPG dilakukan melalui sistem dan database BGN, tanpa otorisasi kepada asosiasi maupun perorangan.
Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mencatut nama pimpinan BGN dan hanya mengandalkan informasi resmi serta verifikasi dari BGN.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Sudaryono