RADAR BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis peringatan dini terkait potensi kekeringan meteorologis yang berlaku pada 11-20 Oktober 2026.
Fenomena ini terjadi akibat tingkat curah hujan yang berada di bawah rata-rata normal dalam jangka waktu lama, sehingga ketersediaan air tanah berkurang drastis.
Berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini sekitar 76% wilayah di Indonesia masih diliputi musim kemarau.
Baca Juga: Radiator Motor Vario Boros dan Oli Cepat Habis? Ini Tips Perawatannya
Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk mengambil langkah antisipasi demi meminimalkan dampak kekeringan.
"Bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami musim kemarau dihimbau agar menghemat air dan menggunakannya dengan bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan," tulis BMKG di akun Instagram pribadinya.
Kategori Awas
Baca Juga: Cek Bansos Tahap 4 2026 Lengkap Status Desil KPM, Pakai 2 Cara Ini
Seluruh Wilayah:
- DI Yogyakarta
- Gorontalo
- Sulawesi Utara
- Nusa Tenggara Timur
Sebagian Wilayah:
- Bali
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Maluku
Baca Juga: Mobil Terbakar di Cibeureum Bogor Bawa 8 Jeriken Bensin, 2 Orang Luka Bakar
- Maluku Utara
- Nusa Tenggara Barat
- Papua Selatan
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Sumatera Selatan
Kategori Siaga
Sebagian Wilayah:
- Bali
- DKI Jakarta
- Jawa Tengah
- Kalimantan Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Selatan
Baca Juga: Soal Siswa Tidak Naik Kelas, Pemkab Bogor Tunggu Kebijakan Resmi
Kategori Waspada
Sebagian Wilayah:
- Bali
- Jawa Tengah
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Papua Selatan
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara.
Menghadapi potensi kekeringan ini, kerja sama dan kesadaran bersama dalam menjaga penggunaan air bersih serta mencegah potensi kebakaran sangat diperlukan.
Baca Juga: Mengenal Marek Janota, Pelatih Asing Pertama Persib Bandung
Pastikan untuk selalu memantau pembaruan cuaca berkala agar dapat melakukan langkah persiapan secara optimal di wilayah masing-masing.***
Editor : Robecca Sesaria