RADAR BOGOR – Menjelang kemungkinan pembukaan CPNS 2027, calon peserta perlu berhati-hati terhadap tawaran jasa yang mengklaim dapat menjamin kelulusan.
Keinginan memperoleh pekerjaan di instansi pemerintah dapat membuat sebagian orang tergoda menggunakan jalur tidak resmi.
Padahal, tawaran semacam itu berisiko menimbulkan kerugian finansial dan penyalahgunaan data pribadi.
Baca Juga: Lagu Stop The Wedding Ashe Viral di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
Seleksi ASN memiliki prosedur resmi yang harus diikuti pelamar.
Tahapan, persyaratan, serta mekanisme penilaian ditetapkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, klaim bahwa seseorang dapat meloloskan peserta melalui koneksi, pembayaran, atau akses khusus perlu dicurigai, terutama jika disertai permintaan uang dan kerahasiaan transaksi.
Baca Juga: Antonio Conte Merapat ke Manchester United? Peluang Gantikan Michael Carrick Menguat
BKN menjelaskan bahwa sistem CAT dirancang untuk mendukung proses seleksi yang transparan dan hasil yang dapat dipantau secara real time pada pelaksanaan yang sesuai ketentuan.
Informasi mengenai sistem tersebut dapat dibaca melalui publikasi resmi BKN tentang CAT.
Calon peserta tetap harus mengikuti seluruh aturan seleksi dan tidak menganggap sistem apa pun sebagai pengganti persiapan pribadi.
Baca Juga: Reses di Cigudeg, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Tampung Aspirasi Warga
Untuk memeriksa informasi pendaftaran, gunakan portal SSCAS dan publikasi BKN.
Jika terdapat tawaran yang meragukan, jangan buru-buru mentransfer uang atau menyerahkan dokumen.
Periksa identitas pihak yang menghubungi dan bandingkan klaimnya dengan informasi dari instansi yang berwenang.
Persiapan yang benar dapat dimulai dengan belajar secara konsisten, membaca pengumuman, dan menata dokumen.
Baca Juga: bank bjb Raih Disway Awards 2026, Diakui sebagai Trusted and Popular Brand Kategori BPD
Tidak ada alasan untuk mengandalkan janji kelulusan dari pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi.
Dalam menantikan CPNS 2027, calon peserta sebaiknya menempatkan integritas dan keamanan data sebagai prioritas.
Mengikuti jalur resmi merupakan cara yang lebih aman untuk berpartisipasi dalam seleksi ASN sekaligus menghindari praktik yang berpotensi merugikan.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : bkn.go.id