RADAR BOGOR - Pencarian mengenai link pendaftaran PPPK 2026 perlu dilakukan dengan sangat hati-hati.
Sebab, BKN telah beberapa kali mengingatkan masyarakat mengenai informasi palsu yang mengatasnamakan proses seleksi ASN.
Dalam klarifikasi Januari 2026, BKN menyatakan informasi palsu mengenai seleksi Kementerian Kesehatan 2026 sempat beredar dengan mencantumkan formasi, gaji, dan tautan pendaftaran.
Baca Juga: Bukan Cuma Guru, Ini 7 Formasi PPPK Paruh Waktu
BKN memastikan informasi tersebut bukan bagian dari proses resmi rekrutmen ASN.
BKN menyebut proses rekrutmen ASN dilakukan melalui mekanisme nasional yang terintegrasi.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak memasukkan NIK, nomor kartu keluarga, password, kode OTP, atau data pribadi lainnya ke dalam situs yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Awas Calo CPNS 2027, Ini Cara Aman Lolos Tanpa Tertipu
Per 3 Oktober 2026, portal SSCASN resmi BKN menampilkan informasi Seleksi Sekolah Kedinasan 2026.
Portal tersebut dapat menjadi salah satu kanal utama yang perlu dipantau ketika pemerintah mengumumkan proses seleksi ASN.
Selain SSCASN, calon pelamar juga perlu memantau situs BKN serta situs resmi kementerian/lembaga yang membuka kebutuhan ASN.
Baca Juga: Antonio Conte Merapat ke Manchester United? Peluang Gantikan Michael Carrick Menguat
Satu hal yang penting: jangan menganggap sebuah tautan sebagai resmi hanya karena menggunakan logo BKN atau logo kementerian.
Keaslian harus dilihat dari domain dan keberadaan pengumuman pada kanal resmi.
BKN sendiri menegaskan masyarakat harus melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : bkn.go.id