RADAR BOGOR - Kebutuhan tenaga kesehatan menjadi salah satu komponen yang terus diperhatikan dalam perencanaan ASN.
Kondisi tersebut membuat lulusan berbagai jurusan kesehatan patut memantau informasi CPNS 2027, meski sampai saat ini belum ada daftar resmi formasi CPNS 2027.
Pada rekrutmen 2024, pemerintah menyampaikan kebutuhan tenaga kesehatan sebagai salah satu prioritas.
Baca Juga: KDKMP Beroperasi, Ini Peran Penting Manajer Kopdes
Kementerian PANRB menyebut kebutuhan ASN mencakup dokter, tenaga kesehatan dan tenaga teknis di instansi pusat maupun daerah.
Selain itu, pemerintah juga membuka kebijakan formasi khusus untuk tenaga pendidikan dan kesehatan pada pengadaan ASN 2024.
Jurusan yang perlu dipantau
Baca Juga: BKN Incar 600 Ribu ProASN Desember, Ini 4 Hal yang Diukur
Beberapa bidang pendidikan kesehatan yang dapat dipantau antara lain Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Gizi, Teknologi Laboratorium Medik, Rekam Medis, Fisioterapi, Radiologi, serta berbagai profesi kesehatan lainnya.
Daftar tersebut bukan daftar resmi CPNS 2027. Relevansinya berasal dari jenis jabatan kesehatan yang muncul dalam sistem jabatan ASN dan pola kebutuhan pemerintah.
Dokumen pemerintah mengenai rincian jabatan juga menunjukkan keberadaan jabatan seperti perawat, perekam medis, pranata laboratorium kesehatan, terapis gigi dan mulut serta tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku yang dapat berada dalam pengadaan CPNS maupun PPPK.
Baca Juga: Ayam Goreng Bawang Putih di Bogor: Gurih, Juicy, dan Harga Terjangkau
Jangan lupa persyaratan profesi
Salah satu hal yang membedakan formasi kesehatan dengan banyak formasi umum adalah kemungkinan adanya persyaratan profesi atau dokumen pendukung tertentu.
Karena itu, lulusan kesehatan sebaiknya tidak hanya menyiapkan ijazah.
Dokumen profesi, registrasi, sertifikasi atau persyaratan lain harus diperiksa berdasarkan jabatan yang dipilih.
Baca Juga: KKS Baru Terima Bansos Rp725.000, BPNT Susulan Rp597.000, Cek Saldo di 3 Bank Ini
Kebutuhan daerah juga penting
Pemerintah pernah menyampaikan bahwa kebutuhan ASN tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga persebaran tenaga pendidikan dan kesehatan ke berbagai wilayah Indonesia.
Hal tersebut berarti lulusan kesehatan sebaiknya tidak hanya memperhatikan kementerian pusat.
Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga dapat memiliki kebutuhan tenaga kesehatan sesuai kondisi organisasinya.
Baca Juga: 5 Curug di Bogor yang Hits dan Punya Pemandangan Estetik, Cocok buat Healing Akhir Pekan
Bagaimana dengan CPNS 2027?
Jawabannya belum dapat dipastikan. Sampai ada penetapan kebutuhan nasional dan pengumuman formasi, tidak ada dasar resmi untuk menyatakan jurusan kesehatan tertentu pasti mendapatkan kuota.
Karena itu, strategi paling aman adalah mengikuti kanal BKN, Kementerian PANRB dan instansi kesehatan terkait.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Mau Beralih Status? Wajib Tahu Ini
BKN juga mengingatkan bahwa informasi rekrutmen ASN harus diverifikasi melalui kanal resmi dan SSCASN.
Bagi mahasiswa kesehatan, persiapan yang paling masuk akal adalah memastikan seluruh dokumen pendidikan dan profesi siap serta memahami jabatan yang sesuai dengan kompetensi masing-masing.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : bkn.go.id