JAKARTA-RADAR BOGOR, Anthony Ginting, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, belum berkesempatan untuk berkomunikasi dengan tim Ad Hoc yang dibentuk oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk persiapan Olimpiade Paris 2024.
PBSI membentuk tim Ad Hoc pada 7 Desember, dan M. Fadil Imran, Sekjen PP PBSI, diangkat sebagai ketua. Tim ini melibatkan sejumlah mantan pemain bulu tangkis Indonesia, termasuk Christian Hadinata yang kini berperan sebagai direktur teknik.
Tim Ad Hoc juga melibatkan para ahli dari berbagai bidang, seperti tim dokter, tim psikolog olahraga, ahli gizi, serta beberapa mantan pebulu tangkis Indonesia yang berperan sebagai mentor, antara lain Taufik Hidayat (tunggal putra), Susy Susanti (tunggal putri), Candra Wijaya (ganda putra), Greysia Polii (ganda putri), dan Lilyana Natsir serta Tontowi Ahmad (ganda campuran).
Meskipun begitu, Anthony Ginting belum sempat bertemu secara formal dengan Taufik Hidayat sejak pembentukan tim Ad Hoc. Ginting menyatakan bahwa mereka baru sempat berpapasan, dan ia berharap untuk melakukan pertemuan formal di masa yang akan datang.
Meskipun belum terjadi pertemuan formal, Ginting mengungkapkan bahwa ia sudah memiliki beberapa kesempatan untuk berdiskusi dengan mentor, termasuk Taufik Hidayat, yang dianggapnya sebagai idola.
Ginting, yang baru-baru ini melaju ke babak 16 besar Indonesia Masters 2024 setelah mengalahkan pebulu tangkis Thailand Wangcharoen Kantaphon, berharap bahwa kehadiran tim Ad Hoc ini akan memberikan dampak positif dalam persiapan menuju Olimpiade Paris 2024, terutama untuk kategori tunggal putra. (jpg/salsa-pkl)
editor: Yosep
Editor : Administrator