Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Timnas Indonesia Bakal Turunkan Pemain Lapis Kedua di Piala AFF 2024, Media Malaysia Sewot

Yosep Awaludin • Kamis, 30 Mei 2024 | 07:47 WIB
Skuad Timnas Indonesia U-23 saat menghadapi Uzbekistan U-23 di partai semifinal Piala Asia U-23 Senin (29/4/2024) malam.
Skuad Timnas Indonesia U-23 saat menghadapi Uzbekistan U-23 di partai semifinal Piala Asia U-23 Senin (29/4/2024) malam.

RADAR BOGOR - Timnas Indonesia dikabarkan bakal menurunkan skuad lapis kedua pada ajang Piala AFF 2024 yang sekarang berubah nama menjadi ASEAN Cup.

Keputusan Timnas Indonesia yang akan menurunkan pemain lapis kedua menuai kritik. Salah satunya dari media Malaysia.

Alasan menurunkan lapis kedua, karena Timnas Indonesia menempatkan kualifikasi Piala Dunia 2026 sebagai prioritas utama daripada Piala AFF.

Kritikan media Malaysia disampaikan dalam nggahan yang diposting oleh akun X @OnefootballM.

Mereka mempertanyakan keputusan Timnas Indonesia menurunkan pemain lapis kedua di Piala AFFF 2024.

Padahal, ajang itu merupakan kesempatan bergengsi bagi negara-negara Asia Tenggara untuk menunjukkan kekuatan sepak bola mereka.

Mereka juga berpendapat bahwa Indonesia tidak boleh meremehkan Piala AFF yang sekarang disebut ASEAN Cup karena Skuad Garuda belum mampu menjadi kampiun.

“Vietnam lolos ke Kualifikasi Piala Dunia Babak Ketiga dan menjadi runner-up di AFC U23. Thailand lolos ke Kualifikasi Piala Dunia dan semifinal Asian Games. Namun mereka tetap tenang dan mengirimkan skuad utama ke Piala AFF. Bukannya baru bangkit sedikit sudah sombong, bilang pialanya Ciki (kurang bergengsi). Trofinya saja belum ada,” tulis media Malaysia.

Timnas Indonesia memiliki jadwal padat di fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dianggap lebih penting untuk kemajuan sepak bola nasional, sehingga ada wacana untuk menurunkan pemain lapis kedua ini.

Menurunkan tim utama di Piala AFF tidak lagi menjadi prioritas utama jika Indonesia berhasil lolos ke fase ketiga, karena mereka harus fokus penuh untuk memastikan tempat di Piala Dunia.

Tidak lebih dari empat hari sebelum pembukaan Piala AFF 2024, pertandingan fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 19 November.

Akibatnya, ada wacana untuk membentuk dua tim nasional Indonesia untuk mengatasi bentrokan jadwal tersebut.

PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) juga sedang mempertimbangkan beberapa perubahan besar, seperti membagi skuad menjadi dua tim berbeda untuk kedua kompetisi tersebut.

Ini dilakukan untuk menjaga Timnas Indonesia tetap kompetitif di kedua turnamen tersebut sambil mempertahankan persiapan dan kinerjanya di kualifikasi Piala Dunia.

Ini akan menjadi langkah yang cukup revolusioner bagi Indonesia, dan membutuhkan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari semua pihak yang terlibat. Tidak diragukan lagi, cara menentukan komposisi tim masing-masing juga menjadi perhatian.

Tidak diragukan lagi, tim yang berlaga di kualifikasi Piala Dunia akan memiliki prioritas utama. Pemain inti dan terbaik akan difokuskan untuk menghadapi lawan-lawan yang kuat di fase ketiga.

Sementara itu, tim yang berlaga di Piala AFF kemungkinan besar akan diisi oleh pemain muda dan cadangan yang memiliki potensi besar tetapi belum banyak diberi kesempatan untuk bermain di tingkat internasional.

Keputusan ini pasti akan berdampak pada prioritas tim nasional, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

PSSI berharap keputusan ini akan menguntungkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan karena memberikan kesempatan kepada pemain muda dan kurang berpengalaman untuk bermain di level internasional melalui Piala AFF. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#piala aff #timnas indonesia #malaysia