Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Resmi! PSB Bogor Punya Investor Baru, Ini Sosoknya

Muhammad Ruri Ariatullah • Minggu, 2 Juni 2024 | 21:39 WIB

 

Launching kesepakatan kerja sama di salah satu restoran di Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor, Minggu (2/6).  (Ruri/Radar Bogor)
Launching kesepakatan kerja sama di salah satu restoran di Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor, Minggu (2/6). (Ruri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR-Persatuan Sepak Bola Bogor (PSB) kini tak perlu susah payah lagi dalam mengarungi Liga 3 Seri 2 Jawa Barat musim 2024/2025 ini.

Klub berjuluk Laskar Pakuan ini resmi memiliki investor yang pengelolaan manajemen akan dilakukan secara profesional. Aji Jaya Bintara yang merupakan seorang pengusaha, telah sepakat dengan manajemen PSB Bogor untuk bekerjasama.

Kang Jaya-sapaan karibnya-kini memiliki 60 persen saham kepemilikan jawara tiga kali Piala Suratin ini. Terdapat pula kesepakatan-kesepakatan lainnya. Yakni pembentukan perseoran terbatas (PT) dan yayasan.

Di mana PSB Bogor dikelola di bawah PT. Bogor Jaya Mandiri dengan Jaya sebagai komisaris perusahaan. Sedangkan yayasan tim dinamakan Pakuan Sunda Bogor.

“Ini niat baik saya yang sejak 2019. Namun pada saat itu, terjadi masalah internal di tubuh tim. Baru pada tahun ini masuk untuk membantu tim idola saya sejak kecil,” ujar Jaya dalam kesepakatan kerjasama di salah satu restoran di Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor, Minggu (2/6).

Jaya menegaskan, ia masuk ke PSB Bogor dengan niat baik untuk memajukan tim yang mencapai masa keemasannya di Liga Indonesia paertengahan 1990-an. “Saya masuk dengan idealisme dan pondasi manajemen yang kuat. Kami memiliki komitmen untuk PSB Bogor.”

“Saat ini kami fokus dulu ke perbaikan legalitas, menguatkan fondasi manajemen, membuka relasi dengan masyarakat Kota Bogor dan suporter tim,” imbuh Ketua Liga Bola Rakyat (Libra) ini.

Adapun untuk fokus selanjutnya, Jaya bersama manajemen tim akan mempersiapkan peluncuran akademi sepak bola, dan pembentukan skuad PSB Bogor. “Sepak bola intinya performa di lapangan. Saat ini kami mulai cari pelatih, ada beberapa kriteria yang dicari,” ungkapnya.

Ia optimis jika kedua hal itu dilakukan dengan baik, PSB Bogor akan promosi kembali ke Seri 1 Jabar musim 2025/2026. Setelah sebelumnya terdegradasi. “Kami perbaiki fondasi dulu, baru bisa melihat kriteria yang dibutuhkan untuk mencapai target. Sebagai contoh pelatih. Ini penting juga karena siapa nahkoda yang akan membawa PSB Bogor promosi.

“Kemudian merekrut pemain. Akan seleksi besar-besaran untuk jaring talenta sepakbola di usai 17-22 tahun. Mungkin 30 persen talenta kota bogor, sedangkan 70 persen ambil dari daerah. Seperti Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Ternate, Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim) dan Makassar yang punya basis sepak bola kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSB Bogor Dadan Suhendar mengungkapkan, bergabungnya Jaya ke dalam pengelolaan klub sudah jauh-jauh hari dibahas. “Kami menyambut baik karena (investor) sudah ditunggu selama tiga tahun. Kami mengurusi PSB Bogor karena sebagai insan sepak bola ingin tim ini bangkit kembali.” ujarnya.

Kedua pihak beberapa kali bertemu untuk berdiskusi, dan sama sekali tak ada hubungannya dengan kepentingan apapun.

“Kami tegaskan ke beliau, manajemen menerima dengan tangan terbuka jika niatnya untuk membangkitkan PSB Bogor. Tapi kalau hanya dijadikan alat untuk kepentingan lain, kami takkan lepas,” tegasnya. (rur)

Editor : Muhammad Ruri Ariatullah
#bogor #PSB