Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fakta Unik Tim Promosi Liga 1, Ada yang Cuma Numpang Lewat Saja

Muhammad Ruri Ariatullah • Senin, 29 Juli 2024 | 10:09 WIB

1. Musim 2018: PSMS Gagal Bertahan

Persebaya: Berstatus sebagai juara Liga 2, Persebaya berhasil finis di peringkat 5 Liga 1 dan bertahan hingga sekarang.

PSIS: Sebagai juara tiga Liga 2, PSIS menempati peringkat 10 di Liga 1 dan bertahan hingga sekarang.

PSMS: Meski sebelumnya berstatus sebagai runner-up Liga 2, PSMS hanya menempati peringkat 18 dan harus kembali ke Liga 2.

2. Musim 2019: Tiga Tim Promosi, Dua Terdegradasi

PSS menjadi juara Liga 2. Pada musim 2019 PSS berhasil finis di peringkat 8 Liga 1 dan bertahan hingga sekarang.

Semen Padang: Berstatus sebagai runner-up Liga 2, Semen Padang hanya mampu menempati peringkat 17 dan terdegradasi.

Kalteng Putra: sebagai juara tiga Liga 2, Kalteng Putra finis di posisi 18 dan terdegradasi kembali ke Liga 2.

3. Musim 2021/22: Persiraja Terdegradasi

Persik: Sebagai juara Liga 2, Persik menempati peringkat 11 di Liga 1 dan bertahan hingga sekarang.

Persita: Berstatus sebagai runner-up Liga 2, Persita finis di peringkat 12 dan bertahan hingga sekarang.e

Persiraja: Juara tiga Liga 2, Persiraja terdegradasi setelah finis di peringkat 18.

4. Musim 2022/23: Sistem Degradasi Dihapus

Persis: Sebagai juara Liga 2, Persis berhasil finis di peringkat 10 Liga 1.

Dpewa United: Meski berada di peringkat 17, Dewa United tidak terdegradasi karena sistem degradasi dihapus untuk musim itu.

RANS FC: Berstatus sebagai runner-up Liga 2, RANS FC juga tidak terdegradasi meski finis di peringkat 18 karena aturan degradasi dihapus.

5. Musim 2023/24: RANS FC Terdegradasi

Dewa United: Berstatus sebagai juara tiga Liga 2, Dewa United berhasil finis di peringkat 5 Liga 1 dan bertahan hingga sekarang.

Persis: Sebagai juara Liga 2, Persis menempati peringkat 7 di Liga 1 dan bertahan hingga sekarang.

RANS FC: Meski sebelumnya berstatus sebagai runner-up Liga 2, RANS FC hanya mampu finis di peringkat 16 dan akhirnya terdegradasi.

6. Musim 2024/25: Tiga Tim Promosi Siap Bersaing

PSBS: Berstatus sebagai juara Liga 2, PSBS siap bersaing di Liga 1 musim ini.

Semen Padang: Sebagai runner-up Liga 2, Semen Padang kembali ke Liga 1 setelah sempat terdegradasi.

Malut United: Berstatus sebagai juara tiga Liga 2, Malut United juga siap berkompetisi di Liga 1 musim ini.

Setiap musim, selalu ada tim promosi yang gagal bertahan di Liga 1 dan kembali terdegradasi ke Liga 2. Fenomena ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Liga 1 dan tantangan besar yang harus dihadapi oleh tim-tim promosi.

Faktor Penyebab Kegagalan Tim Promosi

Kualitas pemain yang tidak merata, kurangnya pengalaman di level tertinggi, serta masalah finansial sering kali menjadi penyebab utama tim-tim promosi tidak mampu bertahan di Liga 1.

Tim-tim promosi juga perlu memiliki manajemen yang solid dan kesiapan finansial yang baik untuk bisa bersaing di Liga 1. Tanpa hal ini, sulit bagi mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dukungan dari suporter juga menjadi faktor penting. Tim-tim promosi yang memiliki basis suporter yang besar dan fanatik cenderung memiliki semangat lebih untuk bertahan di Liga 1.

Dengan PSBS, Semen Padang, dan Malut United yang promosi ke Liga 1 musim ini menarik untuk melihat apakah mereka mampu mematahkan tren "numpang lewat" ataukah ada yang kembali terdegradasi di akhir musim. (jpc)

 

Editor : Muhammad Ruri Ariatullah
#liga 1