RADAR BOGOR-Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor menggelar Invitasi Olahraga Tradisional (Otrad) Tingkat SD se-Kota Bogor Tahun 2024 di lapangan luar GOR Pajajaran Kamis (15/8).
Sebanyak lima mata lomba dipertandingkan yakni Egrang, Tarumpah Sumpitan, Dagongan, dan Hadang.
Total 400 peserta dari 112 tim se-Kota Bogor bertanding untuk menjadi yang terbaik. Sebab, pemenang akan mewakili “Kota Hujan” di Invitasi Otrad Jawa Barat pada 3-5 September mendatang.
Sekretaris Umum KORMI Kota Bogor, Boy Koesnan mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk melestarikan olahraga tradisional dan menyosialisasikan olahraga rekreasi kepada masyarakat luas.
Pria yang karib disapa Kang Boy ini berharap kegiatan tersebut dapat membantu mengangkat kembali olahraga tradisional
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mengangkat kembali olahraga tradisional,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, mengucapkan terima kasih atas keterlibatan para peserta yang ikut dalam Invitasi Otrad Tingkat SD Kota Bogor. "Ini merupakan misi kami agar otrad bisa terus eksis dan dilestarikan generasi muda," ucapnya.
Baca Juga: Lestarikan Olahraga Tradisional, Besok KORMI Kota Bogor Gelar Invitasi Tingkat Sekolah Dasar
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Taufik mengatakan jika invitasi otrad sudah rutin dilakukan tiap tahun. “Peserta berasal dari perwakilan SD di enam kecamatan. Target utamanya adalah membudayakan otrad di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Hal itu, sambung kadispora, agar generasi muda, khususnya usia SD bisa paham dan mengerti otrad. “Bagaimana galaksin dimainkan, sumpitan seperti apa. Ini merupakan edukasi selain pertandingan. Jadi bisa terlibat dalam permainannya, karena selama ini hanya dilihat dari buku,” sebutnya.
Adapun Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Irwan Riyanto menjanjikan kepada para pegiat otrad SD, jika meraih juara pertama dalam invitasi tingkat Jabar, akan dgratiskan masuk SMP. “Ini suatu kebanggaan karena bisa jadi yang terbaik di Jabar. Makanya (jaminan prestasi) diberikan sebagai bentuk apresiasi,” tukasnya. (rur)
Editor : Muhammad Ruri Ariatullah