Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sambut Musim Baru Liga 2, Para Pemain Persikabo 1973 Medical Check Up di Klinik Ortopedi Milik Penggawa Timnas Indonesia

Muhammad Ruri Ariatullah • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 19:35 WIB
Direktur Operasional Klinik Utama Citius Sentul, dr. Ihsan Muhammad, MKM, AIFO-K.
Direktur Operasional Klinik Utama Citius Sentul, dr. Ihsan Muhammad, MKM, AIFO-K.

RADAR BOGOR-Jelang Liga 2 musim 2024/2025 yang akan bergulir September mendatang, Persilabo 1973 melakukan medical check up yang diikuti 28 pemain di Klink UtamaCitius Sentul, Sabtu (17/8).

Bagi atlet olahraga, tidak terkecuali pemain sepakbola, tidak hanya skill yang bagus yang diperlukan dalam permainan, tetapi pemain sepakbola membutuhkan kondisi tubuh yang benar-benar fit dan prima pada saat pertandingan.

Hal ini lah yang menjadikan medical check up sangat penting untuk menjaga performa. Standar pemeriksaan dan tes medis pun mengikuti standar FIFA yang meliputi tes laboratorium lengkap, tes irama jantung dan pembuluh darah, pemeriksaan muskuloskeletal tubuh serta pemeriksaan fleksibilitas tubuh.

Pemeriksaan medis ini ditangani langsung oleh dr. Andi Nusawarta, Sp.OT (K-Sports) selaku dokter spesialis Ortopedi, Konsultan Sport Injury beserta timnya.

Direktur Operasional Klinik Utama Citius Sentul, dr. Ihsan Muhammad, MKM, AIFO-K, mengatakan, senang dan bangga bisa menjadi bagian dari mitra Persikabo 1973 untuk mrlayani pemeriksaan MCU.

Persiapan yang matang dan terencana akan membawa dampak positif bagi para pemain Persikabo 1973. “Harapan kami dengan pemeriksaan komprehensif di Klinik Utama Citius Sentul dapat mempersiapkan para pemain untuk bertanding maksimal, meminimalisir resiko atau potensi cedera, serta memberikan performa terbaik,”ujarnya kepada awak media.

Sementara Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman menuturkan, memasuki Kompetisi Liga 2 2024/2025 ingin mempersiapkan pemain sebaik mungkin untuk memberikan permainan terbaik dengan performa yang baik.

“Kami mempercayakan MCU untuk para pemain di Klinik Utama Citius Sentul,karena salah satu keunggulan dari klinik ini adalah tim spesialis ortopedi serta tim yang mumpuni dan mempunyai kredibilitas yang baik,” ucapnya.

Klinik Utama Citius Sentul mempunyai layanan khusus penanganan cedera untuk atlit profesional dan non profesional sebagai solusi kesehatan komprehensif bagi masyarakat yang sudah aktif berolahraga maupun yang ingin memulai program kebugaran olahraga, tidak terkecuali atlet.

Tempat khusus di Klinik Utama Citius Sentul ini merupakan suatu pusat pelayanan kesehatan terintegrasi dan menyeluruh yang terdiri dari multidisiplin Spesialis Orthopedi Konsultan Sport Medicine, Spesialis Kedokteran Olahraga, dan Tim Fisioterapi Olahraga. Layanan ini mengakomodir, menjadi solusi, menyediakan berbagai program perawatan cedera olahraga, mulai dari program preventif agar terhindar dari cedera olahraga, penanganan cedera olahraga dengan pendekatan operatif dan non operatif, hingga program pemulihan paska cedera dan paska operasi.

Layanan ini juga mengakomodir program kebugaran bagi pasien yang sudah aktif berolahraga namun ingin meningkatkan performa serta ketahanan fisik dalam olahraga dibawah pengawasan ketat oleh dokter multispesialis.

Tentang Klinik Utama Citius Sentul
Klinik Utama Citius adalah klinik yang berfokus kepada penanganan cedera olahraga bagi atlit profesional mengingat klinik ini terbentuk atas ide dari pemiliknya yang merupakan pesepakbola profesional dan Timnas Indonesia yaitu Muhammad Dimas Drajad (Persib Bandung), Nadeo Argawinata (Borneo FC), Rizky Ridho (Persija Jakarta), Muhammad Ramadhan Sananta (Persis Solo) dan Andy Setyo (Bhayangkara Presisi FC).

Tujuannya agar bisa membantu rekan-rekan seprofesinya mendapatkan pelayanan maksimal dengan fasilitas yang baik dan biaya yang terjangkau. (*)

Editor : Muhammad Ruri Ariatullah
#persikabo